Pemerintah Aceh Resmi Buka Open Bidding 12 Jabatan Strategis: Kesempatan untuk ASN Berprestasi

Pemerintah Aceh51 Dilihat

Banda Aceh – Pemerintah Aceh kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan berbasis merit dengan membuka seleksi terbuka (open bidding) untuk mengisi 12 Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Aceh.

Kebijakan ini menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan bahwa posisi strategis di pemerintahan diisi oleh aparatur yang benar-benar kompeten, berintegritas, dan memiliki rekam jejak kinerja yang baik.

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, dalam keterangannya membenarkan bahwa proses seleksi telah resmi dibuka dan mulai menerima pendaftaran sejak 21 November hingga 5 Desember 2025. Seluruh informasi mengenai persyaratan, tata cara pendaftaran, hingga ketentuan seleksi dapat dilihat langsung melalui website Badan Kepegawaian Aceh (BKA) sebagai lembaga yang berwenang mengelola proses tersebut.

Sebanyak 12 posisi strategis yang dilelang melalui mekanisme terbuka ini terdiri dari berbagai jabatan kunci, baik di sektor pelayanan publik, kesehatan, pendidikan, hingga pengelolaan pemerintahan. Berikut daftarnya:

1. Inspektur Aceh

2. Kepala Dinas Pendidikan Aceh

3. Kepala Dinas Peternakan

4. Kepala Dinas Pengairan

5. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga

6. Kepala Dinas Kesehatan

7. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Aceh

8. Direktur RSUD dr. Zainoel Abidin (RSUZA)

9. Direktur RSIA

10. Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah

11. Wakil Direktur Administrasi dan Umum RSUZA

12. Wakil Direktur Pelayanan RSUZA

Pembukaan seleksi terbuka ini menjadi kesempatan emas bagi para aparatur sipil negara yang memenuhi syarat dan ingin mengembangkan kariernya ke jenjang yang lebih tinggi. Proses open bidding dipastikan berlangsung transparan dan kompetitif, sesuai prinsip meritokrasi yang menjadi standar dalam pengisian jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.

Pemerintah Aceh menegaskan bahwa pengisian jabatan melalui seleksi terbuka bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan bagian dari upaya besar untuk memperkuat kinerja birokrasi serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan menempatkan pejabat yang tepat di posisi yang tepat, diharapkan pelayanan publik di Aceh dapat semakin cepat, responsif, dan inovatif.

“Demikian, terima kasih,” tutup Muhammad MTA, sembari menegaskan bahwa Pemerintah Aceh akan terus memberikan informasi lanjutan selama proses seleksi berlangsung.

Dengan dibukanya pendaftaran ini, para ASN berkompeten di seluruh Aceh kini memiliki peluang luas untuk berkontribusi lebih besar melalui peran strategis di pemerintahan. Semangat reformasi birokrasi terus bergulir, menandai langkah maju menuju pemerintahan Aceh yang lebih profesional dan akuntabel.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *