Silaturahmi ke Dayah, Tgk Ahmada Hadiri Maulid di Cot Rumoh Tutoung Kuta Baro

Aceh Besar26 Dilihat

ACEH BESAR – Rangkaian silaturahmi ke dayah-dayah terus dilakukan oleh Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) / MPR-RI Dapil Aceh periode 2024-2029, Teungku Ahmada MZ.

Pada Minggu (11/10/2026), Senator Aceh yang akrab disapa Tgk Ahmada menghadiri undangan Peringatan Maulidurrasul 1448 H di Dayah Babul Khairat Al Waliyyah, Gampong Cot Rumoh Tutoung, Lambaed, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar.

Dalam foto yang beredar, Tgk Ahmada tampak mengenakan kemeja kotak-kotak biru dan peci hitam, berjalan didampingi oleh Pimpinan Dayah dan tokoh masyarakat setempat. Wajahnya terlihat tersenyum menyapa warga yang hadir. Suasana di lokasi dayah tampak sederhana namun penuh dengan nuansa Islami dan kekeluargaan.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Dayah Babul Khairat Al Waliyyah ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Cot Rumoh Tutoung untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW serta mempererat ukhuwah Islamiyah antara ulama, santri, dan masyarakat.

Acara tersebut diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, shalawat dan zikir bersama, serta tausiyah tentang keteladanan Rasulullah SAW sebagai rahmatan lil alamin.

Tgk Ahmada dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Dayah Babul Khairat Al Waliyyah merupakan salah satu dayah yang konsisten menjaga tradisi keilmuan dan akhlak di Kecamatan Kuta Baro. Ia menilai, peringatan Maulid di dayah memiliki makna yang lebih dalam karena langsung melibatkan santri sebagai generasi penerus Aceh.

“Alhamdulillah hari ini kita dapat berkumpul di Dayah Babul Khairat Al Waliyyah Lambaed dalam rangka Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 H. Semangat masyarakat dan santri di sini luar biasa. Ini bukti bahwa Aceh tidak pernah lepas dari dayah dan cinta Rasul,” ujar Tgk Ahmada.

Anggota DPD RI yang juga dikenal sebagai Abu Ahmad Perti itu menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan keberadaan dayah di tingkat nasional. Menurutnya, dayah adalah benteng terakhir penjaga moral bangsa dan harus mendapatkan perhatian serius dari pemerintah pusat.

“Selama saya di DPD RI, saya akan terus bersuara untuk dayah. Kita ingin dayah di Aceh ini maju, santrinya sejahtera, dan ulamanya dimuliakan,” tegasnya.

Pimpinan Dayah Babul Khairat Al Waliyyah menyambut hangat kehadiran Tgk Ahmada dan mengucapkan terima kasih atas waktu dan perhatian yang diberikan. Kehadiran Senator Aceh tersebut menjadi penyemangat tersendiri bagi santri dan masyarakat Cot Rumoh Tutoung.

Acara Maulidurrasul 1448 H di Dayah Babul Khairat Al Waliyyah berlangsung khidmat, lancar, dan diakhiri dengan doa bersama serta kenduri Maulid yang telah menjadi tradisi turun temurun di Aceh.(**)