BANDA ACEH – Kabar membanggakan datang dari keluarga besar Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Aceh. Muhammad Habiburrahman, putra Kepala BNN Provinsi Aceh Brigjen Pol. Dr. Dedy Tabrani, S.I.K., M.Si., berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an 30 juz bil ghaib (di luar kepala), sebuah capaian yang menjadi kebanggaan keluarga sekaligus inspirasi bagi generasi muda Aceh.
Prestasi tersebut ditandai melalui pelaksanaan Tasmi’ul Qur’an yang berlangsung di PPTQ Baiturrahman Vilanpuri, Masjid Baiturrahman, pada 27–28 Juni 2026. Dalam kegiatan itu, Muhammad Habiburrahman memperdengarkan hafalan Al-Qur’an secara utuh sebagai bentuk pengujian atas kemampuan menghafal 30 juz yang telah ditempuh melalui proses pendidikan dan pembinaan yang panjang.
Atas pencapaian tersebut, keluarga besar BNN Provinsi Aceh menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas keberhasilan Muhammad Habiburrahman dalam menuntaskan hafalan Al-Qur’an. Keberhasilan ini dipandang bukan hanya sebagai prestasi akademik keagamaan, tetapi juga sebagai bukti kesungguhan, kedisiplinan, serta ketekunan dalam menjaga kalamullah di dalam hati.
Menghafal Al-Qur’an 30 juz bukanlah proses yang mudah. Dibutuhkan komitmen tinggi, latihan yang konsisten, serta kemampuan menjaga hafalan melalui murojaah atau pengulangan setiap hari. Oleh karena itu, keberhasilan Muhammad Habiburrahman menjadi contoh bahwa kerja keras, doa, dan bimbingan yang baik akan membuahkan hasil yang membanggakan.
Sebagai putra seorang pejabat negara, Muhammad Habiburrahman menunjukkan bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari prestasi akademik maupun karier, tetapi juga dari pencapaian dalam bidang keagamaan. Hal ini menjadi teladan bahwa pendidikan karakter dan nilai-nilai Al-Qur’an tetap menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia.
Pelaksanaan Tasmi’ul Qur’an di PPTQ Baiturrahman Vilanpuri turut menjadi momentum syiar Islam sekaligus memberikan motivasi kepada para santri dan masyarakat untuk semakin mencintai Al-Qur’an. Kegiatan seperti ini diharapkan mampu melahirkan lebih banyak hafiz dan hafizah yang nantinya menjadi penerang bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama.
Ucapan selamat yang disampaikan keluarga besar BNN Provinsi Aceh juga mengandung doa agar ilmu yang dimiliki Muhammad Habiburrahman senantiasa membawa keberkahan serta menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan.
Sebagaimana pesan yang tertuang dalam ucapan tersebut, “Al-Qur’an telah terjaga dalam hatimu, semoga ia juga selalu hidup dalam amalmu dan menjadikannya penuntun di dunia dan penerang di akhirat.”
Harapan itu menjadi pengingat bahwa menjaga hafalan Al-Qur’an bukan sekadar mengingat setiap ayat, tetapi juga mengamalkan kandungannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, para penghafal Al-Qur’an diharapkan mampu menjadi teladan, membawa manfaat bagi sesama, serta berkontribusi dalam membangun masyarakat yang religius, berakhlak, dan bebas dari berbagai pengaruh negatif, termasuk penyalahgunaan narkoba.(**)






