Kadisdik Aceh Ajak Pelajar Jadi Pelopor Keselamatan Lalu Lintas

Pendidikan14 Dilihat

BANDA ACEH – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh, Murthalamuddin, mengajak seluruh pelajar SMA, SMK, dan MA sederajat di Aceh untuk mengambil peran aktif dalam mewujudkan budaya tertib berlalu lintas melalui ajang Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Perhubungan Aceh.

Ajakan tersebut disampaikan Murthalamuddin sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam menanamkan kesadaran keselamatan berlalu lintas sejak usia dini. Menurutnya, pelajar memiliki posisi strategis sebagai generasi penerus bangsa yang dapat menjadi contoh dan agen perubahan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Murthalamuddin menegaskan bahwa kegiatan Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas bukan sekadar kompetisi untuk mencari pemenang, tetapi merupakan sarana pembinaan karakter yang bertujuan membangun kesadaran, kepedulian, serta tanggung jawab generasi muda terhadap keselamatan di jalan raya.

“Kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga wadah untuk membentuk generasi muda yang memiliki kesadaran, kepedulian, dan tanggung jawab dalam berlalu lintas. Melalui kegiatan ini, para pelajar akan belajar memahami pentingnya budaya tertib berlalu lintas sebagai upaya bersama untuk mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya,” ujar Murthalamuddin di Banda Aceh, Jumat (5/6/2026).

Ia menjelaskan, tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan usia produktif dan kalangan remaja menjadi perhatian bersama. Karena itu, edukasi mengenai keselamatan berkendara harus terus ditingkatkan agar para pelajar memahami pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta menjaga etika saat berada di jalan.

Menurutnya, pelajar yang memiliki pemahaman dan kesadaran tinggi mengenai keselamatan lalu lintas dapat menjadi contoh positif bagi teman-teman sebaya. Mereka juga dapat berperan menyebarkan pesan-pesan keselamatan kepada keluarga dan masyarakat di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Murthalamuddin berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan komitmen terhadap keselamatan bersama.

“Kami berharap Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas 2026 dapat melahirkan pelajar-pelajar berprestasi yang mampu menjadi teladan, menginspirasi lingkungan sekitarnya, serta menjadi agen perubahan dalam mewujudkan lalu lintas yang aman, nyaman, dan berkeselamatan di Aceh. Mari tunjukkan ide, kreativitas, dan kepedulian adik-adik semua. Jadilah Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas Tahun 2026,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan Dinas Perhubungan Aceh, Diana Devi, menjelaskan bahwa program Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas merupakan agenda tahunan yang secara konsisten dilaksanakan untuk membangun budaya keselamatan di jalan raya sejak usia sekolah.

Menurut Diana, keterlibatan pelajar sangat penting karena mereka merupakan kelompok yang dekat dengan perkembangan teknologi dan media sosial sehingga memiliki kemampuan untuk menyebarluaskan pesan-pesan keselamatan secara lebih luas dan efektif.

“Pelajar memiliki peran strategis sebagai agen perubahan. Mereka dapat menjadi duta keselamatan yang menyampaikan pentingnya tertib berlalu lintas kepada teman sebaya, keluarga, maupun masyarakat luas,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, para peserta akan didorong untuk mengembangkan berbagai gagasan kreatif dan inovatif terkait keselamatan lalu lintas. Mereka juga akan mendapatkan pembekalan mengenai aturan berlalu lintas, etika berkendara, serta berbagai upaya pencegahan kecelakaan di jalan raya.

Pemerintah Aceh berharap program ini dapat memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan sektor transportasi dalam menciptakan generasi muda yang sadar hukum, disiplin, dan peduli terhadap keselamatan. Dengan semakin banyaknya pelajar yang terlibat, budaya tertib berlalu lintas diharapkan dapat tumbuh dan menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Aceh di masa mendatang.(**)