Labuha – Komitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari peredaran narkoba dan penggunaan handphone ilegal terus diperkuat oleh Lapas Kelas III Labuha. Salah satu langkah nyata yang dilakukan yakni melalui pelaksanaan apel bersama dengan jajaran Batalyon Infanteri TP 867/Satria Manggasa serta pembacaan Ikrar Lapas Zero HP dan Narkoba, Jumat (08/05/2026).
Kegiatan yang berlangsung di halaman Lapas Kelas III Labuha tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas III Labuha bersama Komandan Batalyon Infanteri TP 867/Satria Manggasa, Letnan Kolonel Inf Aditya Rahman, S.H. Apel bersama diikuti seluruh jajaran petugas Lapas serta personel Yonif TP 867/Satria Manggasa.
Pelaksanaan apel bersama ini menjadi simbol kuat sinergitas antara lembaga pemasyarakatan dan TNI dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan ini juga menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat pengawasan terhadap potensi gangguan keamanan di dalam Lapas.
Dalam amanatnya, Kepala Lapas Kelas III Labuha menegaskan bahwa integritas dan kedisiplinan petugas menjadi kunci utama dalam mewujudkan Lapas yang bersih dari narkoba dan handphone ilegal. Ia menekankan seluruh jajaran harus memiliki komitmen yang sama untuk menolak segala bentuk pelanggaran dan penyimpangan yang dapat merusak citra pemasyarakatan.
“Zero HP dan narkoba bukan hanya slogan, tetapi harus menjadi komitmen nyata yang dijalankan secara konsisten oleh seluruh petugas maupun warga binaan,” tegasnya.
Selain apel bersama, kegiatan juga dirangkai dengan pembacaan Ikrar Lapas Zero HP dan Narkoba yang diikuti seluruh peserta apel. Ikrar tersebut menjadi bentuk deklarasi bersama untuk memerangi peredaran narkoba, penggunaan handphone ilegal, serta berbagai barang terlarang lainnya di lingkungan Lapas Kelas III Labuha.
Suasana apel berlangsung penuh semangat dan khidmat. Kehadiran personel TNI dalam kegiatan tersebut mendapat apresiasi karena dinilai mampu memperkuat soliditas serta meningkatkan koordinasi pengamanan antara Lapas dan aparat keamanan.
Komandan Yonif TP 867/Satria Manggasa, Letnan Kolonel Inf Aditya Rahman, S.H., dalam kesempatan itu juga menyampaikan dukungan penuh TNI terhadap upaya penguatan keamanan di lingkungan pemasyarakatan. Menurutnya, sinergi antarinstansi sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, khususnya di wilayah pemasyarakatan.
Ia menegaskan TNI siap mendukung langkah-langkah strategis yang dilakukan Lapas Kelas III Labuha, termasuk dalam pencegahan masuknya narkoba maupun barang-barang terlarang lainnya ke dalam Lapas.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum mempererat hubungan kerja sama antara Lapas dan TNI yang selama ini telah terjalin dengan baik. Dengan kolaborasi yang kuat, diharapkan pelaksanaan tugas pengamanan dan pembinaan di Lapas dapat berjalan lebih optimal.
Sebagai tindak lanjut, Lapas Kelas III Labuha akan terus meningkatkan pengawasan terhadap potensi masuknya handphone ilegal dan narkoba melalui razia rutin, kontrol blok hunian secara berkala, serta penguatan komitmen integritas bagi seluruh petugas dan warga binaan.
Kegiatan apel bersama dan ikrar Zero HP dan Narkoba tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai. Semangat kebersamaan yang tercermin dalam kegiatan itu menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam mewujudkan Lapas yang bersih, aman, dan bebas dari narkoba.(**)






