Haul ke-12 Abu Lhoknga, Tgk. Ahmada MZ Ajak Masyarakat Teladani Perjuangan Ulama

Aceh Besar74 Dilihat

Aceh Besar – Peringatan haul ke-12 ulama kharismatik Aceh, Abu Lhoknga (Alm. Abu H. Abdul Ghaffar), yang jatuh pada Senin, 20 April 2026, menjadi momentum penting untuk kembali mengenang jasa, perjuangan, dan keteladanan beliau dalam membina umat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang doa bersama, tetapi juga ruang refleksi bagi masyarakat untuk melanjutkan nilai-nilai perjuangan ulama dalam kehidupan sehari-hari.

Ucapan selamat dan sukses atas pelaksanaan haul ini turut disampaikan oleh Tgk. Ahmada MZ, anggota DPD RI/MPR RI dapil Aceh periode 2024–2029. Dalam pesan yang disampaikan melalui media publikasi, ia mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan sosok Abu Lhoknga sebagai teladan dalam memperjuangkan syiar Islam, pendidikan, dan pembinaan akhlak umat.

Abu Lhoknga dikenal sebagai sosok ulama yang memiliki dedikasi tinggi dalam dunia pendidikan Islam. Beliau merupakan pendiri Dayah Tarbiyah Muridin di Rangkang, Lhok Lamkruet, Lhoknga, Aceh Besar. Melalui dayah tersebut, Abu Lhoknga telah melahirkan banyak santri yang kini berkiprah di berbagai bidang, baik sebagai ulama, pendidik, maupun tokoh masyarakat.

Dalam perjalanan hidupnya, Abu Lhoknga tidak hanya dikenal sebagai pendidik, tetapi juga sebagai figur yang sederhana, istiqamah, dan dekat dengan masyarakat. Keteladanan beliau dalam menjaga nilai-nilai keislaman serta komitmennya dalam membangun generasi berakhlak menjadi warisan berharga yang terus dikenang hingga kini.

Peringatan haul ini biasanya diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan seperti zikir, doa bersama, tausiah, serta silaturahmi antarulama dan masyarakat. Ribuan jamaah dari berbagai daerah diperkirakan hadir untuk mengikuti rangkaian acara tersebut, sebagai bentuk penghormatan dan kecintaan kepada ulama yang telah berjasa besar bagi Aceh.

Tgk. Ahmada menegaskan bahwa haul bukan sekadar seremonial tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah serta menanamkan kembali nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat. Ia berharap semangat perjuangan Abu Lhoknga dapat terus hidup dan menjadi inspirasi dalam membangun Aceh yang religius dan bermartabat.

“Semoga kita semua dapat mengambil hikmah dari kehidupan Abu Lhoknga dan melanjutkan perjuangan beliau dalam mendidik umat serta menjaga nilai-nilai Islam di tengah tantangan zaman,” ujar Ahmada.

Dengan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap ulama, haul ke-12 ini diharapkan menjadi penguat spiritual masyarakat sekaligus pengingat akan pentingnya peran ulama dalam membangun peradaban yang berlandaskan nilai-nilai agama.(**)