Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Tinjau Bantuan Rumah Layak Huni

Parlementaria50 Dilihat

BANDA ACEH — Wakil Ketua II DPRK Banda Aceh, Dr. Musriadi, S.Pd., M.Pd., kembali melakukan peninjauan lapangan untuk memastikan program bantuan pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) benar-benar tepat sasaran dan menyentuh masyarakat yang membutuhkan. Peninjauan tersebut dilakukan bersama Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Banda Aceh pada 15 Januari 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Dr. Musriadi dalam mengawal program pembangunan rumah layak huni yang berasal dari aspirasi masyarakat. Ia menegaskan bahwa setiap bantuan yang disalurkan harus melalui proses verifikasi lapangan agar sesuai dengan kondisi riil warga penerima manfaat.

“Setiap rumah yang kita bangun melalui program RLH ini punya cerita. Karena itu, kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan bantuan ini benar-benar diberikan kepada warga yang layak dan membutuhkan,” ujar Dr. Musriadi di sela-sela peninjauan.

Dalam peninjauan tersebut, Dr. Musriadi bersama jajaran Dinas Perkim meninjau langsung kondisi fisik rumah warga, mulai dari struktur bangunan, atap, dinding, lantai, hingga ketersediaan sanitasi. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa rumah yang akan dibangun atau direnovasi memang berada dalam kategori tidak layak huni.

Menurutnya, kehadiran langsung wakil rakyat di lapangan penting untuk menghindari kesalahan data sekaligus memastikan transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan program. Ia juga menyerap aspirasi warga terkait kebutuhan hunian yang aman, sehat, dan nyaman.

Dr. Musriadi menambahkan, program RLH tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, tetapi juga bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah. Dengan hunian yang layak, diharapkan warga dapat hidup lebih sehat dan produktif.

Sementara itu, pihak Dinas Perkim Banda Aceh menyampaikan bahwa sinergi dengan DPRK sangat membantu dalam memastikan program RLH berjalan efektif. Data hasil peninjauan lapangan tersebut akan menjadi dasar dalam penetapan calon penerima bantuan, sekaligus acuan dalam perencanaan teknis pembangunan rumah.

Melalui peninjauan lapangan ini, Dr. Musriadi berharap program bantuan Rumah Layak Huni di Kota Banda Aceh dapat terus berjalan secara berkelanjutan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *