BANDA ACEH – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, secara resmi menunjuk Wakil Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Aceh, Sulthan Muhammad Yus, sebagai Juru Bicara (Jubir) Pemerintah Kota Banda Aceh.
Penunjukan tersebut berlangsung dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10/2026), saat Illiza menghadiri kegiatan Meet the Mayor bersama kalangan pemuda yang diselenggarakan di Aula Politeknik Aceh, Banda Aceh.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Banda Aceh untuk memperluas keterlibatan generasi muda dalam pemerintahan, khususnya dalam menyampaikan informasi, kebijakan, serta berbagai program pembangunan kepada masyarakat.
Penunjukan Sulthan bukan sekadar memberikan tanggung jawab baru kepada seorang tokoh muda, tetapi juga menjadi bentuk kepercayaan pemerintah terhadap kapasitas dan kontribusi generasi muda dalam membangun komunikasi publik yang lebih terbuka, kreatif, dan dekat dengan masyarakat.
Wali Kota Illiza memandang bahwa pemuda memiliki posisi strategis dalam pembangunan daerah. Karena itu, keterlibatan mereka tidak cukup hanya melalui kegiatan kepemudaan, tetapi juga perlu diberikan ruang untuk mengambil bagian dalam proses pemerintahan dan penyebarluasan informasi pembangunan.
Melalui peran barunya tersebut, Sulthan diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi antara Pemerintah Kota Banda Aceh dengan masyarakat, terutama generasi muda yang selama ini menjadi salah satu kelompok penting dalam perkembangan sosial dan pembangunan kota.
Sebagai juru bicara, Sulthan nantinya akan membantu menyampaikan berbagai informasi resmi pemerintah, mulai dari perkembangan program pembangunan, kebijakan daerah, pelayanan publik, kegiatan pemerintahan hingga penanganan situasi darurat.
Selain itu, ia juga diharapkan dapat merespons berbagai pertanyaan masyarakat maupun media sehingga informasi mengenai penyelenggaraan pemerintahan dapat tersampaikan secara lebih cepat, tepat, dan mudah dipahami.
Dalam menjalankan tugas tersebut, akurasi informasi, transparansi, serta etika komunikasi publik menjadi hal penting yang harus dikedepankan. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh informasi yang jelas dan terpercaya mengenai berbagai perkembangan di Kota Banda Aceh.
Sulthan Muhammad Yus menyambut baik kepercayaan yang diberikan Wali Kota Banda Aceh tersebut. Ia menyatakan kesiapannya menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta mengedepankan prinsip kebenaran, transparansi, dan etika dalam berkomunikasi.
Ia juga berkomitmen menyampaikan informasi resmi Pemerintah Kota Banda Aceh secara akurat dan tepat waktu demi membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Sementara itu, kegiatan Meet the Mayor bersama KNPI menjadi ruang pertemuan antara pemerintah daerah dan kalangan pemuda untuk membangun komunikasi, bertukar gagasan, serta menyampaikan aspirasi terkait berbagai persoalan dan kebutuhan pembangunan kota.
Kehadiran Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kota Banda Aceh dalam kegiatan tersebut turut memperlihatkan pentingnya koordinasi dalam pengelolaan komunikasi dan informasi pemerintahan.
Momentum Hari Sumpah Pemuda tahun ini pun memiliki makna tersendiri bagi Pemerintah Kota Banda Aceh. Semangat persatuan dan peran strategis generasi muda tidak hanya diperingati melalui kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui pemberian kesempatan dan tanggung jawab kepada pemuda untuk berkontribusi secara langsung.
Dengan penunjukan Sulthan Muhammad Yus sebagai juru bicara, Pemerintah Kota Banda Aceh berharap komunikasi pembangunan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas, termasuk melalui pendekatan dan kreativitas yang dekat dengan perkembangan zaman.
Langkah tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa pemuda bukan hanya penerima manfaat pembangunan, melainkan juga bagian dari pelaku dan penggerak pembangunan Kota Banda Aceh menuju kota yang semakin terbuka, kolaboratif, dan responsif terhadap aspirasi masyarakat.










