ACEH UTARA – Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Muhsin Thahir, S.Pd.I., M.Pd.I., menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan di Dayah Madinatuddiniyah Jabal Nur, Gampong Paloh Lada, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (24/10/2026).
Kehadiran Muhsin Thahir dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi dengan pimpinan dayah, para ulama, santri, serta masyarakat. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW juga menjadi momentum penting untuk kembali mengenang keteladanan Rasulullah dalam membangun kehidupan yang berlandaskan nilai-nilai keislaman, akhlak mulia, dan persaudaraan.
Peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi tradisi keagamaan yang terus dijaga oleh masyarakat Aceh, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kecintaan umat Islam kepada Rasulullah SAW. Melalui kegiatan ini, jamaah diharapkan semakin terdorong untuk meneladani sifat-sifat Rasulullah, seperti kejujuran, amanah, kesabaran, kepedulian, serta semangat dalam menuntut dan mengamalkan ilmu.
Bagi lingkungan dayah, peringatan Maulid Nabi memiliki makna tersendiri dalam pendidikan karakter santri. Nilai-nilai yang dicontohkan Rasulullah SAW menjadi landasan penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya memiliki pengetahuan agama, tetapi juga berakhlak mulia, menghormati guru dan ulama, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dayah Madinatuddiniyah Jabal Nur sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam di Aceh Utara turut menjadi bagian dari upaya menjaga tradisi keislaman dan memperkuat pendidikan agama di tengah masyarakat. Keberadaan dayah memiliki peran penting dalam melahirkan generasi yang memahami ajaran Islam sekaligus menjaga nilai-nilai keagamaan dan budaya Aceh.
Melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW ini, silaturahmi antara pemerintah, ulama, kalangan dayah, dan masyarakat diharapkan terus terpelihara. Sinergi tersebut menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung penguatan pendidikan dayah serta membina generasi muda Aceh agar tumbuh menjadi pribadi yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia.
Peringatan Maulid Nabi di Dayah Madinatuddiniyah Jabal Nur berlangsung sebagai bagian dari upaya melestarikan tradisi keagamaan yang telah mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat Aceh, sekaligus mengajak umat Islam untuk menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.(**)






