Kajati Aceh Hadiri Lepas Sambut Pangdam Iskandar Muda

Banda Aceh43 Dilihat

BANDA ACEH – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh, Teuku Rahmatsyah, S.H., M.H., M.Kn., menghadiri acara lepas sambut Panglima Kodam Iskandar Muda yang berlangsung di Markas Komando Daerah Militer (Makodam) Iskandar Muda, Banda Aceh, Senin (19/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kajati Aceh hadir didampingi Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Aceh, Ny. Kiki Rahmatsyah. Acara ini menjadi momentum pergantian kepemimpinan di lingkungan Kodam Iskandar Muda, dari Mayjen TNI Joko Hadi Susilo kepada Brigjen TNI Mahesa Fitriadi, S.A.P., M.M., yang menerima amanah sebagai Pangdam Iskandar Muda.

Pergantian kepemimpinan tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam rangka menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas, meningkatkan profesionalisme prajurit, serta memperkuat pelaksanaan tanggung jawab dalam menjaga stabilitas keamanan dan pertahanan wilayah.

Acara lepas sambut berlangsung dalam suasana hangat, khidmat, dan penuh kekeluargaan. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi penanda beralihnya tanggung jawab kepemimpinan, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi dan memperkuat hubungan antarlembaga yang selama ini berperan dalam mendukung pembangunan serta menjaga keamanan di Aceh.

Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh turut menghadiri kegiatan tersebut. Hadir pula pejabat TNI-Polri, pimpinan lembaga pemerintahan, tokoh agama, tokoh adat, kalangan akademisi, pelaku dunia usaha, serta berbagai elemen masyarakat.

Kehadiran para pemangku kepentingan dari beragam latar belakang itu mencerminkan pentingnya sinergi dan koordinasi dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, penegakan hukum, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat di Provinsi Aceh.

Bagi Kejaksaan Tinggi Aceh, momentum tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga hubungan kelembagaan dengan unsur TNI dan jajaran Forkopimda. Hubungan yang baik antarlembaga menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung pelaksanaan tugas masing-masing institusi sesuai kewenangan dan tanggung jawabnya.

Kejaksaan sebagai institusi penegak hukum memiliki tugas dan fungsi dalam penegakan hukum, penuntutan, serta pelaksanaan kewenangan lainnya berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan. Sementara itu, TNI menjalankan tugas pertahanan negara. Sinergi yang terbangun di antara kedua institusi diharapkan dapat mendukung terciptanya situasi daerah yang aman, tertib, dan kondusif.

Di tengah berbagai tantangan pembangunan dan dinamika sosial masyarakat, komunikasi serta koordinasi antara unsur Forkopimda menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas daerah. Karena itu, kegiatan yang mempertemukan pimpinan lembaga seperti acara lepas sambut tersebut memiliki nilai strategis dalam memelihara kebersamaan dan memperkuat hubungan kerja antarlembaga.

Pergantian kepemimpinan di Kodam Iskandar Muda juga menjadi momentum untuk melanjutkan berbagai program dan pelaksanaan tugas yang telah berjalan, sekaligus menghadirkan semangat baru dalam menjalankan amanah sebagai pimpinan komando kewilayahan TNI di Aceh.

Melalui kegiatan tersebut, silaturahmi antara jajaran Kejaksaan Tinggi Aceh, Kodam Iskandar Muda, Forkopimda, dan seluruh unsur yang hadir diharapkan terus terpelihara. Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, setiap institusi dapat menjalankan tugasnya secara optimal serta berkontribusi sesuai peran masing-masing bagi masyarakat dan daerah Aceh.

Acara lepas sambut Pangdam Iskandar Muda pun menjadi simbol kesinambungan kepemimpinan sekaligus penguatan kebersamaan di antara unsur pemerintahan dan masyarakat dalam mendukung keamanan, ketertiban, dan pembangunan Aceh.(**)