ACEH BESAR – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) / MPR-RI Dapil Aceh 2024-2029, Teungku Ahmada MZ, menghadiri rangkaian kegiatan keagamaan yang penuh makna di Kabupaten Aceh Besar.
Pada Sabtu, 17 Oktober 2026, Tgk. Ahmada menghadiri undangan Peringatan Maulidurrasul 1448 Hijriah dan Haul Ke-6 Almarhum Abu H. Hamdan Musthafa Bin Abu Ibnu Abbas di Dayah Babussa’adah, Gampong Gurah, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar.
Dalam foto yang beredar, momen keakraban tampak jelas. Tgk Ahmada yang mengenakan baju koko coklat tua dan peci hitam tampak berdialog hangat dengan salah satu tokoh Dayah Babussa’adah yang mengenakan baju koko abu-abu dan peci putih. Keduanya berbincang di halaman dayah yang asri, dikelilingi tanaman hias, dengan raut wajah penuh senyum dan keakraban.
Kegiatan Maulid dan Haul ini merupakan agenda tahunan Dayah Babussa’adah untuk mengenang jasa dan perjuangan Almarhum Abu H. Hamdan Musthafa Bin Abu Ibnu Abbas, ulama kharismatik pendiri dan pengasuh dayah yang telah banyak berjasa dalam mengembangkan syiar Islam di wilayah Peukan Bada.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Maulid Nabi Muhammad SAW, zikir, tahlil dan doa bersama untuk Almarhum Abu H. Hamdan Musthafa, kemudian dilanjutkan dengan tausiyah tentang pentingnya meneladani Rasulullah SAW dan melanjutkan perjuangan para ulama.
Kehadiran Tgk Ahmada menjadi perhatian tersendiri bagi jamaah yang hadir. Sebagai Senator Aceh yang dikenal dekat dengan kalangan dayah, kehadirannya merupakan bentuk penghormatan kepada almarhum dan dukungan terhadap eksistensi Dayah Babussa’adah.
“Alhamdulillah pada Sabtu, 17 Oktober 2026 ini kita bisa hadir di Dayah Babussa’adah Gurah, Peukan Bada, Aceh Besar dalam rangka Peringatan Maulidurrasul 1448 H sekaligus Haul Ke-6 Alm. Abu H. Hamdan Musthafa Bin Abu Ibnu Abbas. Sosok almarhum adalah ulama yang sangat berjasa, ilmu dan pengabdiannya harus kita lanjutkan,” ujar Beliau.”
Menurutnya, peringatan haul ulama memiliki pesan moral yang kuat untuk generasi saat ini agar tidak melupakan jasa para ulama yang telah membangun fondasi keislaman di Aceh.
Abu H. Hamdan adalah cahaya bagi masyarakat Gurah. Kita doakan semoga almarhum ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT. Dan semoga Dayah Babussa’adah ini terus berkembang dan melahirkan generasi ulama penerus,” tegasnya.
Acara ditutup dengan doa bersama dan kenduri maulid serta haul yang berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan.(**)












