Banda Aceh – Wakil Gubernur (Wagub) Aceh, Fadhlullah, mendorong penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, khususnya dalam pelaksanaan program nasional Kementerian Agama (Kemenag) RI. Lembaga keistimewaan Aceh, seperti Dinas Syariat Islam dan Dinas Pendidikan Aceh, dinilai dapat dilibatkan dalam berbagai program tersebut.
Hal itu disampaikan Fadhlullah dalam pertemuan dengan Tenaga Ahli kemenag., pada Senin (12/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Tenaga Ahli Menteri Agama menyampaikan salam dari Menteri Agama RI, Dr. H. Bunyamin, M. Yapid, Lc., M.H kepada Wagub Aceh.
Fadhlullah mengatakan, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah perlu terus diperkuat agar berbagai program pemerintah dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, Aceh memiliki kekhususan dalam penyelenggaraan pemerintahan, termasuk melalui keberadaan lembaga yang menangani bidang syariat Islam dan pendidikan. Potensi tersebut dapat menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan program-program nasional Kementerian Agama.
Ia menilai, keterlibatan Dinas Syariat Islam dan Dinas Pendidikan Aceh dapat membuka ruang koordinasi yang lebih luas, terutama dalam menyelaraskan kebijakan pusat dengan kebutuhan serta karakteristik masyarakat Aceh.
Fadhlullah berharap sinergi tersebut tidak berhenti pada pertemuan formal, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui kerja sama yang berkelanjutan dan program konkret.
Dengan koordinasi yang lebih erat, pemerintah pusat dan Pemerintah Aceh diharapkan mampu mengoptimalkan potensi daerah sekaligus memperkuat pelaksanaan program keagamaan dan pendidikan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Pertemuan ini menjadi salah satu upaya untuk membuka ruang komunikasi dan memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Aceh dan Kementerian Agama RI dalam mendukung pembangunan daerah yang selaras dengan agenda nasional.






