Banda Aceh — Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., bersama jajaran pejabat utama Kodam IM menggelar ramah tamah dan ngopi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh di Gedung Malahayati Lantai 1 Kodam IM, Banda Aceh, Kamis (1/10/2026) sore.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Selain mempererat silaturahmi, pertemuan tersebut menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antara Kodam IM dengan unsur Forkopimda Aceh dalam menyikapi berbagai perkembangan di wilayah.
Dalam suasana santai, Pangdam IM bersama Forkopimda bertukar pandangan mengenai kondisi keamanan, ketertiban masyarakat, sosial, serta berbagai dinamika pembangunan di Aceh. Komunikasi yang terbuka diharapkan dapat mendukung koordinasi antarlembaga sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.
“Melalui silaturahmi seperti ini, kita dapat memperkuat komunikasi, menyamakan persepsi dan membangun kebersamaan. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan dalam menjaga Aceh tetap aman, damai dan kondusif,” ujar Pangdam IM.
Pangdam IM juga menegaskan komitmen Kodam Iskandar Muda untuk terus membangun kerja sama dengan seluruh unsur Forkopimda dan komponen masyarakat. Menurutnya, komunikasi yang terjalin secara rutin menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi serta mendukung kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah.
Kegiatan ngopi bersama juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan secara personal antarpemangku kepentingan. Suasana informal memberikan ruang bagi para peserta untuk bertukar informasi dan memperkuat kebersamaan.
“Yang terpenting adalah bagaimana komunikasi dan koordinasi terus terjaga. Dengan kebersamaan dan sinergi yang baik, kita dapat bersama-sama memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan daerah,” lanjut Pangdam IM.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Aceh, Kapolda Aceh beserta unsur Forkopimda Aceh lainnya, Kasdam IM, Irdam IM, Kapoksahli Pangdam IM, para pejabat utama Kodam IM, serta sejumlah undangan lainnya.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan sebagai bagian dari upaya memperkuat silaturahmi dan komunikasi antarlembaga di Aceh.






