BIREUEN – Semangat mengenang jasa dan perjuangan ulama kharismatik kembali menggelora di Kabupaten Bireuen. Dayah Darul Ulum Tanoh Mirah akan menjadi pusat pelaksanaan peringatan Haul ke-38 Abu Tanoh Mirah yang jatuh pada 1 Oktober 2026.
Haul ini bukan sekadar ritual tahunan, melainkan momentum spiritual untuk mengenang, meneladani, dan melanjutkan perjuangan serta warisan keilmuan dari sosok Abu Tanoh Mirah yang sangat dicintai masyarakat Aceh.
Dukungan dan penghormatan terhadap almarhum Abu Tanoh Mirah datang dari berbagai kalangan. Salah satunya dari Anggota DPD-RI / MPR-RI Dapil Aceh Periode 2024-2029, Tgk. Ahmada. MZ. Melalui pamflet resmi, Senator yang akrab disapa Abu Ahmad Perti itu menyampaikan ucapan Selamat dan Sukses atas pelaksanaan Haul ke-38.
Dalam desain pamflet tersebut, Tgk Ahmada menampilkan foto keluarga besar penerus Dayah Darul Ulum Tanoh Mirah, sebagai bentuk penghormatan terhadap estafet keilmuan yang terus dijaga di dayah tersebut.
Sebuah kutipan penuh makna turut menghiasi pamflet tersebut: _”Peringatan Haul Guru Tercinta. Ilmu yang engkau wariskan adalah kompas kebaikan yang terus menuntun hidup kami.”_ Kalimat ini menggambarkan betapa dalamnya rasa cinta murid dan masyarakat kepada Abu Tanoh Mirah. Ilmu yang beliau tanamkan selama hidupnya diyakini masih menjadi penerang dan pedoman hidup bagi ribuan alumni dan masyarakat.
Abu Tanoh Mirah dikenal sebagai salah satu ulama besar Aceh yang telah melahirkan banyak kader ulama dan pemimpin. Dayah Darul Ulum yang beliau rintis telah menjadi mercusuar pendidikan Islam di Bireuen dan Aceh secara umum.
Peringatan Haul ke-38 ini diprediksi akan dihadiri ribuan jamaah, terdiri dari para alim ulama, pimpinan dayah, alumni, santri, dan masyarakat umum dari berbagai penjuru Aceh. Acara biasanya diisi dengan pembacaan Al-Qur’an, zikir, tausiyah mengenang sosok Abu Tanoh Mirah, dan doa bersama.
Ucapan dari Tgk Ahmada yang juga merupakan anggota DPD-RI/MPR-RI menunjukkan sinergitas antara umara dan ulama dalam menjaga tradisi keagamaan yang luhur di Aceh. Kehadiran tokoh nasional asal Aceh ini diharapkan dapat memberikan dukungan moral agar tradisi haul ulama terus lestari sebagai perekat ukhuwah dan penguat syariat di Bumi Serambi Mekkah.
Panitia pelaksana di Dayah Darul Ulum Tanoh Mirah, Bireuen kini terus melakukan persiapan untuk menyambut para tamu dan jamaah yang akan hadir pada 01 Oktober 2026 mendatang.(**)






