TNI dan Warga Gotong Royong Percepat Pembangunan Jembatan Gantung di Desa Lawe Ger Ger Aceh Tenggara

Kodam IM27 Dilihat

Kutacane – Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Lawe Ger Ger, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, terus menunjukkan perkembangan. Memasuki tahap pengelasan gelagar, personel TNI dari Kodim 0108/Agara bersama masyarakat setempat kembali bergotong royong mengerjakan sejumlah bagian konstruksi jembatan, Selasa (15/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembangunan jembatan yang nantinya diharapkan dapat meningkatkan akses dan mobilitas masyarakat di wilayah tersebut.

Personel Babinsa yang tergabung dalam Satgas Jembatan Kodim 0108/Agara bersama warga terlihat bahu-membahu melakukan pemasangan dan pengelasan komponen gelagar, mengangkat material besi, serta melakukan penyesuaian konstruksi pada sejumlah bagian jembatan.

Dantim Satgas Jembatan, Peltu Jumadin Selian, mengatakan pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan ketepatan pemasangan dan aspek keamanan konstruksi.

“Pekerjaan ini kami laksanakan bersama-sama dengan warga. Selain membantu mempercepat proses pembangunan, kegiatan gotong royong seperti ini juga menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan antara TNI dan masyarakat,” ujar Peltu Jumadin Selian.

Menurutnya, pemasangan gelagar dan tiang railing merupakan tahapan penting dalam pembangunan jembatan. Karena itu, setiap pekerjaan dilakukan secara cermat agar konstruksi yang dihasilkan kuat, aman, dan sesuai dengan perencanaan.

“Setiap tahapan kami kerjakan dengan sebaik mungkin agar konstruksi jembatan nantinya aman dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami berharap seluruh proses pembangunan berjalan lancar dan dapat diselesaikan sesuai target,” tambahnya.

Di lokasi pekerjaan, kekompakan antara personel TNI dan masyarakat terlihat dalam setiap proses pengerjaan. Warga turut membantu menyiapkan dan mengangkat material, sementara personel Satgas melaksanakan pekerjaan teknis pengelasan serta penyesuaian komponen konstruksi.

Keterlibatan masyarakat tersebut menjadi bagian dari semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan bersama. Kehadiran personel TNI di tengah masyarakat juga diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis ini diharapkan memberikan manfaat besar bagi aktivitas masyarakat, khususnya dalam mendukung akses menuju lahan pertanian dan perkebunan, pengangkutan hasil produksi, serta berbagai kegiatan pendidikan, sosial, dan ekonomi.

Selama ini, akses penyeberangan menjadi salah satu kebutuhan penting bagi warga, terutama ketika kondisi cuaca dan curah hujan meningkat. Dengan tersedianya jembatan yang lebih memadai, masyarakat berharap mobilitas antarkawasan dapat berlangsung dengan lebih mudah, aman, dan efisien.

Salah seorang warga mengungkapkan apresiasinya terhadap pembangunan jembatan tersebut dan keterlibatan TNI bersama masyarakat dalam proses pengerjaannya.

“Kami sangat terbantu dengan adanya pembangunan jembatan ini. Kehadiran TNI bersama warga membuat pekerjaan terasa lebih ringan. Kami berharap jembatan ini segera selesai karena nantinya akan sangat membantu aktivitas masyarakat sehari-hari, terutama untuk bekerja, bersekolah, dan membawa hasil pertanian,” ungkapnya.

Selain membantu pekerjaan fisik, personel Babinsa juga terus mendorong masyarakat untuk mempertahankan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan. Partisipasi warga dalam pembangunan diharapkan dapat menumbuhkan rasa memiliki serta kepedulian untuk menjaga keberlanjutan infrastruktur yang nantinya digunakan bersama.

Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Lawe Ger Ger menjadi gambaran nyata sinergi dalam mendukung pembangunan wilayah. Melalui kerja sama tersebut, proses pembangunan dapat dilakukan secara bertahap dengan melibatkan masyarakat sebagai bagian penting dari upaya memenuhi kebutuhan infrastruktur di pedesaan.

Kodim 0108/Agara melalui personel kewilayahannya terus berupaya hadir di tengah masyarakat, termasuk dalam kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi warga. Pembangunan jembatan ini diharapkan tidak hanya memperlancar konektivitas, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat di wilayah sekitar.

Masyarakat berharap seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan lancar hingga selesai. Dengan berfungsinya Jembatan Gantung Perintis nantinya, warga diharapkan memiliki akses yang lebih mudah dan aman untuk menunjang berbagai aktivitas sehari-hari serta mendukung peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Gotong royong yang terus terjaga antara TNI dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan warga, sekaligus memperkuat kebersamaan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.