Kodim 0108/Agara Percepat Pengecoran Akses Menuju Jembatan di Lawe Ger Ger Aceh Tenggara

Kodam IM115 Dilihat

Kutacane – Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Lawe Ger Ger, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, terus dipercepat. Personel Babinsa yang tergabung dalam Satgas Jembatan Gantung Perintis Kodim 0108/Agara bersama masyarakat setempat melaksanakan gotong royong pengecoran jalan menuju lokasi jembatan, Kamis (10/9/2026).

Pengecoran akses jalan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan jembatan, sekaligus memastikan tersedianya akses yang memadai bagi masyarakat. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, jembatan yang dibangun nantinya diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang mobilitas warga.

Danposramil Ketambe, Peltu Jumadin Selian, yang turut aktif memantau dan terlibat dalam kegiatan di lapangan, mengatakan pengecoran jalan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan personel Satgas bersama masyarakat.

“Pengecoran jalan menuju jembatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat akses masyarakat. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, diharapkan mobilitas warga menjadi lebih mudah dan nyaman, terutama bagi masyarakat yang sehari-hari menggunakan jalur ini untuk beraktivitas,” ujar Peltu Jumadin.

Menurutnya, pembangunan tidak hanya berfokus pada konstruksi utama jembatan, tetapi juga mencakup berbagai fasilitas pendukung, termasuk akses jalan. Hal tersebut penting agar keberadaan jembatan nantinya benar-benar memberikan manfaat dan dapat digunakan masyarakat secara maksimal.

Keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat proses pembangunan. Warga secara sukarela bergotong royong bersama personel Satgas, mulai dari membantu menyiapkan material hingga melaksanakan pekerjaan pengecoran di lokasi.

Kekompakan antara anggota Satgas dan masyarakat terlihat sepanjang kegiatan. Setiap personel menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing sehingga pekerjaan dapat berlangsung secara efektif dengan tetap menyesuaikan kondisi dan kebutuhan di lapangan.

Peltu Jumadin menilai semangat gotong royong tersebut tidak hanya membantu mempercepat pekerjaan fisik, tetapi juga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Kehadiran TNI di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya membantu dari sisi tenaga, tetapi juga menumbuhkan kepedulian dan rasa memiliki terhadap pembangunan yang dilaksanakan di wilayah ini,” tambahnya.

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Lawe Ger Ger diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar konektivitas antara Desa Lawe Ger Ger, Desa Lawe Pinis, dan wilayah sekitarnya.

Selama ini, akses tersebut menjadi salah satu kebutuhan penting masyarakat dalam menunjang berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari menuju kebun, mengangkut hasil pertanian, mengakses sarana pendidikan, hingga memenuhi kebutuhan sosial dan ekonomi.

Dengan tersedianya jembatan dan akses jalan yang lebih baik, masyarakat diharapkan dapat melakukan mobilitas dengan lebih mudah dan aman. Infrastruktur tersebut juga diharapkan mampu membuka akses yang lebih luas bagi kegiatan perekonomian serta memperkuat hubungan antarwilayah.

Warga yang turut terlibat dalam kegiatan menyambut positif kehadiran personel Satgas dan Babinsa dalam pembangunan jembatan. Kehadiran anggota TNI dinilai memberikan motivasi kepada masyarakat untuk berpartisipasi secara aktif dalam menyelesaikan pembangunan yang nantinya akan dimanfaatkan bersama.

Selain mempercepat pekerjaan, kegiatan gotong royong juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Kebersamaan yang terbangun diharapkan dapat terus dipelihara dan diwujudkan dalam berbagai kegiatan sosial maupun kemasyarakatan lainnya.

Satgas Jembatan Gantung Kodim 0108/Agara bersama masyarakat akan terus melanjutkan pekerjaan sesuai tahapan yang telah direncanakan. Setiap proses pembangunan diupayakan berjalan secara optimal agar jembatan beserta akses pendukungnya dapat segera diselesaikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

Melalui sinergi dan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat, pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Lawe Ger Ger diharapkan segera rampung serta memberikan manfaat nyata bagi warga Desa Lawe Ger Ger, Desa Lawe Pinis, dan masyarakat di wilayah sekitarnya.

Keberadaan jembatan tersebut nantinya diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga mendukung aktivitas perekonomian, mempermudah akses terhadap berbagai kebutuhan, serta memperkuat konektivitas antarwilayah. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan selama proses pembangunan menjadi bukti bahwa sinergi TNI dan rakyat merupakan kekuatan penting dalam mendukung pembangunan dan menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah.