Kodim 0108/Agara Bersama Warga percepat Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Kuta Ujung Aceh Tenggara

Kodam IM35 Dilihat

Kutacane – Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Kuta Ujung, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara, terus dikebut sebagai bagian dari upaya membuka dan memperlancar akses masyarakat di wilayah pedesaan. Memasuki tahapan lanjutan, Babinsa jajaran Kodim 0108/Agara bersama masyarakat setempat melaksanakan pekerjaan pemasangan rangka besi lantai jembatan, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pembangunan jembatan yang nantinya diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung mobilitas warga serta memperlancar berbagai aktivitas sosial dan ekonomi sehari-hari.

Dalam pelaksanaan di lapangan, Babinsa bersama masyarakat bekerja secara gotong royong dengan mengutamakan kekompakan, ketelitian, dan keselamatan selama proses pengerjaan. Pemasangan rangka besi lantai jembatan dilakukan secara bertahap dengan memastikan setiap bagian terpasang pada posisi yang tepat dan memiliki kekuatan konstruksi yang memadai.

Danposramil Ketambe Peltu Jumadin Selian mengatakan, pembangunan Jembatan Gantung Perintis hingga saat ini terus berjalan dengan melibatkan Babinsa, masyarakat, serta tenaga yang berada di lokasi. Pekerjaan yang sedang difokuskan saat ini adalah pemasangan rangka besi lantai jembatan sebagai salah satu bagian penting sebelum memasuki tahapan pembangunan berikutnya.

“Pembangunan terus kita kebut bersama warga. Saat ini pekerjaan sudah memasuki tahap pemasangan rangka besi lantai jembatan. Kita berharap seluruh proses dapat berjalan dengan lancar sehingga jembatan ini nantinya bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar Peltu Jumadin Selian.

Menurutnya, pemasangan rangka besi membutuhkan ketelitian dan kekompakan karena setiap bagian konstruksi harus dipasang dengan tepat serta diperkuat secara optimal. Hal tersebut dilakukan agar lantai jembatan nantinya memiliki konstruksi yang kuat dan dapat digunakan masyarakat dengan aman.

Selain membantu mempercepat proses pembangunan, keterlibatan Babinsa juga menjadi bagian dari upaya mendorong semangat gotong royong masyarakat. Kehadiran personel TNI di tengah warga diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus memperkuat kebersamaan dalam menyelesaikan pembangunan fasilitas yang memiliki nilai strategis bagi kepentingan masyarakat.

Semangat gotong royong tersebut terlihat dalam setiap tahapan pekerjaan. Babinsa dan warga saling membantu dalam menyiapkan material, mengatur rangka besi, hingga melakukan pemasangan sesuai dengan tahapan pekerjaan yang telah ditentukan. Kekompakan ini menjadi modal penting agar pembangunan dapat berjalan secara efektif dan sesuai dengan kondisi di lapangan.

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Kuta Ujung memiliki arti penting bagi masyarakat karena keberadaan akses penghubung yang memadai sangat dibutuhkan untuk menunjang berbagai aktivitas warga. Jembatan tersebut nantinya diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam menuju kebun, mengangkut hasil pertanian, serta melaksanakan kegiatan sosial dan ekonomi lainnya.

Selama ini, kondisi akses yang terbatas menjadi salah satu tantangan yang dihadapi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Dengan adanya jembatan yang lebih layak, mobilitas warga diharapkan menjadi lebih mudah, cepat, dan aman, terutama bagi masyarakat yang melakukan aktivitas di sekitar wilayah tersebut.

Tidak hanya mendukung mobilitas, keberadaan jembatan juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Akses yang lebih baik akan mempermudah proses pengangkutan hasil pertanian dan berbagai hasil usaha masyarakat menuju lokasi pemasaran. Dengan demikian, biaya dan waktu distribusi dapat ditekan sehingga berpotensi meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat.

Lebih jauh, pembangunan jembatan tersebut diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarwilayah dan membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki desa. Kemudahan akses merupakan salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat di wilayah pedesaan.

Dalam setiap proses pengerjaan, Babinsa tidak hanya terlibat dalam pekerjaan fisik, tetapi juga terus memberikan motivasi kepada masyarakat agar tetap menjaga semangat kebersamaan. Pendampingan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Peltu Jumadin Selian menegaskan bahwa kekompakan antara Babinsa dan masyarakat perlu terus dipertahankan hingga seluruh rangkaian pembangunan selesai. Menurutnya, pembangunan yang dikerjakan dengan semangat kebersamaan akan terasa lebih ringan dan dapat mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat.

“Kita berharap masyarakat tetap menjaga semangat gotong royong. Jembatan ini nantinya adalah untuk kepentingan masyarakat bersama, sehingga mari kita jaga dan manfaatkan dengan sebaik-baiknya setelah selesai dibangun,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan bahwa setelah pembangunan selesai, masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga dan merawat jembatan agar dapat digunakan dalam jangka panjang. Pemeliharaan secara bersama-sama menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menjaga keberlangsungan manfaat pembangunan bagi seluruh warga.

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Kuta Ujung juga menjadi salah satu bentuk nyata dukungan TNI melalui jajaran kewilayahan dalam membantu masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses dan mendukung pembangunan di daerah pedesaan. Kehadiran Babinsa di lapangan diharapkan dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga.

Di sisi lain, keterlibatan masyarakat dalam pembangunan menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan berbagai pekerjaan untuk kepentingan bersama. Kolaborasi antara Babinsa dan masyarakat tidak hanya mempercepat pembangunan secara fisik, tetapi juga membangun rasa kebersamaan dan kepedulian terhadap fasilitas yang nantinya akan digunakan bersama.

Dengan pengerjaan yang terus dilakukan secara bertahap, terkoordinasi, dan penuh semangat kebersamaan, pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Kuta Ujung diharapkan dapat segera diselesaikan sesuai tahapan yang telah direncanakan.

Masyarakat Desa Kuta Ujung menyambut baik pembangunan tersebut dan berharap keberadaan jembatan nantinya dapat memberikan perubahan positif terhadap aktivitas warga. Selain menjadi sarana penghubung, jembatan ini diharapkan menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran transportasi, meningkatkan akses terhadap berbagai kebutuhan, serta mendorong pertumbuhan sosial dan ekonomi masyarakat setempat.

Melalui pembangunan tersebut, diharapkan manfaat jembatan tidak hanya dirasakan dalam jangka pendek, tetapi mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat Desa Kuta Ujung dan wilayah sekitarnya. Semangat gotong royong yang terbangun selama proses pembangunan pun diharapkan terus dipelihara sebagai modal sosial dalam mendukung pembangunan dan kemajuan desa.