BANDA ACEH – Kiprah Tgk. Ahmada kembali mendapat sorotan. Senator asal Aceh tersebut menerima penghargaan dalam ajang Serambi Awards 2026, yang digelar sebagai bentuk apresiasi terhadap sosok-sosok yang dinilai memberikan kontribusi dan dedikasi bagi masyarakat.
Penghargaan tersebut diberikan kepada Tgk. Ahmada dengan mengangkat sosoknya sebagai “Santri Dayah Tradisional yang Berkiprah di Senayan.” Penghargaan ini menjadi gambaran perjalanan seorang putra dayah yang kemudian mengemban amanah sebagai wakil daerah di tingkat nasional.
Malam Anugerah Serambi Awards 2026 berlangsung pada Sabtu, 29 Agustus 2026 di Gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh. Ajang tersebut menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada sejumlah tokoh dan figur yang dinilai memiliki kiprah serta kontribusi di berbagai bidang.
Bagi Tgk. Ahmada, penghargaan tersebut tidak sekadar menjadi bentuk apresiasi personal, tetapi juga merepresentasikan perjalanan dan nilai-nilai pendidikan dayah yang dibawanya ke ruang pengabdian publik.
Sebagai sosok yang memiliki latar belakang pendidikan dan lingkungan dayah, perjalanan Tgk. Ahmada menuju Senayan menjadi salah satu gambaran bahwa pendidikan tradisional Aceh juga mampu melahirkan kader yang berkiprah di tingkat nasional.
Tgk. Ahmada saat ini merupakan anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) periode 2024–2029 dari daerah pemilihan Aceh. Ia terpilih dalam Pemilu 2024 dengan perolehan 207.464 suara. Sebelum menjadi senator, ia pernah menjadi anggota DPRK Aceh Besar periode 2014–2019.
Latar belakangnya sebagai ulama dan tokoh yang tumbuh dalam lingkungan dayah turut memberikan warna dalam kiprahnya di lembaga perwakilan daerah. Sebagai anggota DPD RI, ia membawa aspirasi masyarakat Aceh ke tingkat nasional, termasuk perhatian terhadap bidang pendidikan, keagamaan, kesejahteraan masyarakat, budaya dan berbagai persoalan daerah.
Penghargaan Serambi Awards 2026 sekaligus menjadi pengingat bahwa perjalanan dari dayah menuju Senayan bukan hanya tentang pencapaian politik, tetapi juga mengenai bagaimana nilai-nilai pendidikan, pengabdian dan tanggung jawab sosial dapat terus dibawa dalam menjalankan amanah sebagai wakil rakyat.
Predikat “Santri Dayah Tradisional yang Berkiprah di Senayan” juga memiliki makna tersendiri bagi masyarakat Aceh. Dayah selama ini menjadi salah satu pilar penting dalam pembentukan karakter, pendidikan keislaman dan kehidupan sosial masyarakat Aceh. Ketika alumninya kemudian tampil di panggung politik nasional, nilai-nilai tersebut diharapkan tetap menjadi landasan dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Dengan penghargaan ini, kiprah Tgk. Ahmada diharapkan terus memberikan manfaat bagi Aceh. Amanah sebagai senator tidak hanya menuntut kemampuan menyuarakan kepentingan daerah, tetapi juga konsistensi dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat serta menjaga kepercayaan yang telah diberikan.
Penghargaan tersebut pun menjadi sebuah motivasi agar perjalanan pengabdian terus dilanjutkan. Dari lingkungan dayah hingga ke Senayan, Tgk. Ahmada membawa pesan bahwa santri juga memiliki ruang luas untuk berkontribusi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Serambi Awards 2026 pada akhirnya bukan hanya menjadi panggung penghargaan, tetapi juga ruang untuk mengapresiasi perjalanan, dedikasi dan kontribusi tokoh-tokoh yang dianggap memiliki arti bagi masyarakat Aceh.
“Santri Dayah Tradisional yang Berkiprah di Senayan” menjadi tajuk yang melekat pada penghargaan Tgk. Ahmada malam itu—sebuah apresiasi yang diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian dan membawa keberkahan serta kemajuan bagi masyarakat Aceh.(**)






