Pangdam IM Resmikan Jembatan Perintis Garuda di Aceh Tamiang.

Aceh Tamiang22 Dilihat

Aceh Tamiang – Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah Iskandar Muda Ny. Tri Joko Hadi Susilo meresmikan Jembatan Perintis Garuda di Desa Bandar Mahligai, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (26/8/2026).

Peresmian tersebut menjadi bagian dari komitmen TNI AD, khususnya Kodam Iskandar Muda, dalam mendukung pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Aceh.

Jembatan Perintis Garuda diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, membuka akses antarkawasan serta mendukung berbagai aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat Desa Bandar Mahligai dan sekitarnya. Dengan akses yang semakin baik, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah mengembangkan potensi wilayah, khususnya di bidang pertanian, perkebunan, perdagangan dan sektor lainnya.

Rangkaian peresmian diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan pembacaan doa yang dipimpin Ustadz Rusli. Selanjutnya, tokoh masyarakat Ahmad Tarmizi, S.Pd., M.M., menyampaikan sambutan sekaligus apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kodam Iskandar Muda atas pembangunan jembatan tersebut.

Dalam sambutannya, Pangdam IM menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi merupakan wujud kepedulian dan sinergi untuk menghadirkan akses yang lebih baik bagi masyarakat.

“Jembatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat, memperlancar aktivitas sehari-hari, serta membuka akses dan peluang ekonomi yang lebih luas. Mari kita bersama-sama menjaga dan merawat jembatan ini agar dapat digunakan dalam jangka panjang,” ujar Pangdam IM.

Pangdam IM juga mengajak seluruh masyarakat untuk mempertahankan semangat gotong royong dan bersama-sama menjaga hasil pembangunan. Menurutnya, infrastruktur yang telah dibangun merupakan aset bersama yang harus dirawat dan dimanfaatkan secara optimal demi kepentingan masyarakat.

Peresmian kemudian dilanjutkan dengan prosesi peusijuek sebagai bagian dari kearifan lokal Aceh yang mengandung makna doa, harapan, keberkahan dan keselamatan. Selanjutnya, Pangdam IM bersama pejabat yang hadir melaksanakan pemotongan pita sebagai tanda resmi diresmikannya Jembatan Perintis Garuda.

Usai prosesi tersebut, Pangdam IM bersama rombongan meninjau langsung kondisi dan konstruksi jembatan untuk memastikan kesiapan infrastruktur dalam mendukung aktivitas masyarakat. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan penandatanganan prasasti sebagai tanda peresmian sekaligus dokumentasi pembangunan jembatan.

Kehadiran Jembatan Perintis Garuda mendapat sambutan positif dari masyarakat. Selain memperpendek jarak dan memudahkan mobilitas warga, jembatan tersebut diharapkan menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi dan aktivitas sosial masyarakat di wilayah sekitarnya.

Pembangunan jembatan ini juga mencerminkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam menghadirkan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat. Sinergi dan semangat gotong royong tersebut diharapkan terus terpelihara agar berbagai program pembangunan dapat memberikan manfaat yang luas dan berkelanjutan.

Turut hadir Aster Kasdam IM, Aslog Kasdam IM, Wakazidam IM, Dandim 0117/Aceh Tamiang, Bupati Aceh Tamiang, Kapolres Aceh Tamiang, Danyonif 111/KB, para pejabat daerah, tokoh masyarakat serta undangan lainnya.