Proyek Revitalisasi SDN Paya Rambe Diduga Minim Pengawasan, APD Pekerja Tak Terlihat di Lokasi

Berita17 Dilihat

ACEH TAMIANG, Dailymail Indonesia

Proyek revitalisasi SD Negeri (SDN) Paya Rambe, Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang, diduga mengabaikan aspek keselamatan kerja. Saat awak media meninjau lokasi pada Sabtu (22/8/2026), para pekerja terlihat tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti helm keselamatan maupun perlengkapan pelindung lainnya.

Kondisi tersebut menjadi sorotan karena biaya penyediaan APD umumnya tercantum dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) proyek konstruksi. Ketiadaan APD dinilai berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan kerja di lokasi pembangunan.

Selain itu, saat peninjauan tidak terlihat kehadiran Kepala Sekolah, pengelola P2SP, konsultan pengawas, maupun pengawas lapangan. Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai pelaksanaan fungsi pengawasan terhadap pekerjaan yang sedang berlangsung.

“Jika APD memang telah dianggarkan, mengapa pekerja tidak menggunakannya? Siapa yang bertanggung jawab apabila terjadi kecelakaan kerja?” ujar salah seorang awak media di lokasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dugaan ketidaksesuaian antara pelaksanaan pekerjaan dengan RAB tidak hanya disorot pada proyek SDN Paya Rambe.

Sejumlah proyek revitalisasi sekolah lainnya juga disebut-sebut memiliki indikasi pekerjaan yang tidak sepenuhnya sesuai ketentuan, termasuk dugaan ketidakwajaran harga atau mark-up pada beberapa komponen anggaran.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana proyek, konsultan pengawas, dan Dinas Pendidikan Aceh Tamiang belum memberikan keterangan resmi terkait temuan tersebut.