Bupati Aceh Tamiang Tegaskan Pemulihan Pascabencana Butuh Kerja Sama Berbagai Elemen

Berita12 Dilihat

Dok Humas Sekdakab Aceh Tamiang

Karang Baru, Dailymail Indonesia

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang membutuhkan dukungan dan kolaborasi lintas sektor untuk mengakselerasi pemulihan daerah pascabencana hidrometeorologi. Kecepatan pemulihan infrastruktur dasar, ekonomi warga, hingga sektor pertanian tidak dapat bertumpu sepenuhnya pada pemerintah daerah semata.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, MH, saat menghadiri pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) VI DPD II Partai Golkar Kabupaten Aceh Tamiang di Karang Baru, Minggu (23/8/26).

Di hadapan para kader partai berlambang pohon beringin itu, Bupati Armia menekankan tantangan pemulihan pascabencana membutuhkan daya tahan serta kerja bersama dari seluruh komponen masyarakat dan kekuatan politik daerah.

“Kita saat ini sedang dalam proses pemulihan pascabencana hidrometeorologi. Tantangan rehabilitasi infrastruktur, ketahanan ekonomi warga, hingga pemulihan sektor pertanian membutuhkan daya tahan dan kerja kolaboratif yang luar biasa dari berbagai elemen,” ujarnya.

Menyambut pelaksanaan Musda, Bupati Armia berharap Partai Golkar dapat melahirkan kader-kader yang memiliki kompetensi, integritas, serta kepedulian sosial yang nyata dalam mengawal proses pembangunan dan rehabilitasi daerah.

Merespons hal itu, Ketua DPD I Partai Golkar Aceh M. Salim Fakhry meminta seluruh jajaran pengurus, kader, hingga para legislator Partai Golkar di jajaran dewan untuk merapatkan barisan dan bergerak aktif membantu pemerintah daerah. Salim secara khusus menegaskan agar para wakil rakyat dari Partai Golkar memprioritaskan fungsi legislasi dan pengawasannya guna mempercepat proses pemulihan Aceh Tamiang pascabencana.

“Membangun Aceh Tamiang tidak bisa sendiri, elemen partai harus berpartisipasi,” kata Salim seraya meminta Bupati Armia untuk ikut membina jajaran kader partai di daerah.

Pembukaan Musda VI DPD II Partai Golkar Aceh Tamiang ini turut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan partai politik, serta jajaran pengurus daerah.