Aceh Besar – Komandan Koramil (Danramil) 05/Mesjid Raya Kodim 0101/Kota Banda Aceh, Kapten Inf Dian Herdiawan, menegaskan pentingnya menjaga integritas dan disiplin sebagai prajurit TNI AD. Menurutnya, satu kesalahan yang dilakukan seorang prajurit bukan hanya berdampak pada dirinya sendiri, tetapi juga dapat merugikan keluarga bahkan mencoreng nama baik satuan.
Penegasan tersebut disampaikan saat memberikan pengarahan kepada seluruh prajurit dan anggota Persit Ranting VI Cabang XXXVII Kodim 0101/Kota Banda Aceh, didampingi Ketua Persit Ranting VI, Ny. Tia Dian Herdiawan, di Makoramil 05/Mesjid Raya, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, Minggu (19/7/2026).
Dalam arahannya, Kapten Inf Dian Herdiawan mengingatkan seluruh prajurit beserta keluarga agar menjauhi berbagai bentuk pelanggaran hukum maupun tindakan yang dapat merusak kehormatan institusi. Beberapa persoalan yang menjadi perhatian khusus antara lain maraknya praktik judi online, percaloan dalam proses rekrutmen prajurit TNI, pentingnya menjaga keharmonisan rumah tangga, serta upaya mencegah terjadinya Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
Ia menegaskan bahwa ancaman tersebut harus disikapi dengan kesadaran dan kewaspadaan bersama, karena dampaknya tidak hanya dirasakan oleh individu, tetapi juga keluarga dan lingkungan satuan.
”Satu pelanggaran yang dilakukan seorang prajurit dapat membawa konsekuensi besar. Karena itu, jagalah kehormatan diri, keluarga, dan nama baik satuan dengan selalu menjunjung tinggi disiplin, integritas, serta menaati aturan yang berlaku,” tegas Danramil.
Selain itu, Kapten Inf Dian Herdiawan kembali mengingatkan bahwa proses penerimaan prajurit TNI dilaksanakan secara transparan, objektif, dan tidak dipungut biaya. Oleh sebab itu, masyarakat maupun prajurit diminta tidak mudah percaya kepada oknum yang menjanjikan kelulusan dengan meminta sejumlah uang atau imbalan tertentu.
Ia menekankan bahwa keberhasilan menjadi prajurit TNI ditentukan oleh kemampuan dan usaha peserta sendiri, bukan melalui praktik percaloan yang justru merugikan banyak pihak.
Tak hanya menyampaikan persoalan kedinasan, Danramil juga memberikan perhatian terhadap kehidupan keluarga prajurit. Menurutnya, keluarga yang harmonis menjadi fondasi utama dalam mendukung keberhasilan tugas seorang prajurit.
Ia mengajak seluruh anggota Persit dan prajurit untuk terus membangun komunikasi yang baik, saling menghargai, menyelesaikan persoalan secara bijaksana, serta menghindari segala bentuk tindakan yang dapat memicu terjadinya KDRT maupun konflik dalam rumah tangga.
Menutup arahannya, Kapten Inf Dian Herdiawan mengajak seluruh prajurit dan keluarga besar Persit untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Nilai-nilai spiritual, menurutnya, menjadi benteng utama dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan maupun pelaksanaan tugas sebagai aparat negara.










