Aceh Besar – Komandan Koramil 04/Lhoong, Kodim 0101/Kota Banda Aceh, Kapten Cpl Dani Hendriyanto, menghadiri acara Pelantikan Tuha 4 yang berlangsung di Gedung UDKP Kecamatan Lhoong, Kabupaten Aceh Besar, Senin (15/06/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari penguatan struktur kelembagaan adat dan pemerintahan gampong dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan di tingkat kecamatan. Selain itu, pelantikan ini juga menjadi momentum penting dalam memperkuat peran Tuha 4 sebagai unsur lembaga adat yang memiliki fungsi strategis dalam memberikan pertimbangan, pengawasan, serta dukungan terhadap jalannya pemerintahan gampong.
Adapun rangkaian acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian pengambilan sumpah jabatan kepada pejabat Tuha 4 yang baru dilantik. Selanjutnya prosesi pelantikan dilakukan secara resmi oleh Camat Lhoong, serta penyerahan Surat Keputusan (SK) dari Bupati Aceh Besar kepada para pejabat yang dilantik.
Prosesi pelantikan berlangsung dengan penuh khidmat dan diikuti dengan antusias oleh seluruh undangan yang hadir. Momen tersebut juga mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai adat istiadat serta memperkuat tata kelola pemerintahan di tingkat gampong agar semakin efektif dan berdaya guna.
Acara pelantikan turut dihadiri oleh Camat Lhoong Irda Junaidi, Sekretaris Camat Lhoong Mursalin, S.E., Kapolsek Lhoong yang diwakili oleh Aiptu Muhcidin, para peserta Tuha 4 yang dilantik, serta masyarakat Kecamatan Lhoong.
Kehadiran unsur Forkopimcam dalam kegiatan ini menunjukkan sinergitas antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam mendukung kelancaran proses pemerintahan serta memperkuat peran lembaga adat di tengah masyarakat. Selain sebagai bentuk dukungan, kehadiran tersebut juga menjadi wujud komitmen bersama dalam menjaga stabilitas sosial dan mempererat hubungan antara aparat kewilayahan dengan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Danramil 04/Lhoong Kapten Cpl Dani Hendriyanto menyampaikan bahwa keberadaan Tuha 4 memiliki peran penting dalam membantu pemerintah gampong, khususnya dalam memberikan masukan serta menjaga nilai-nilai adat yang menjadi kearifan lokal masyarakat Aceh. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara lembaga adat dan pemerintah dalam mendukung pembangunan di wilayah.






