BANDA ACEH — Pemerintah Kota Banda Aceh menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas bantuan hewan kurban dari Uni Emirat Arab (UEA) yang kembali disalurkan kepada masyarakat Aceh melalui Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menyebut bantuan tersebut bukan hanya sekadar distribusi hewan kurban, tetapi juga menjadi simbol kuat persaudaraan, solidaritas kemanusiaan, serta kepedulian lintas negara yang telah terjalin erat dengan masyarakat Aceh selama ini.(30/5/2026).
“Alhamdulillah, kami menyambut dengan penuh rasa syukur dan apresiasi atas bantuan hewan kurban dari Uni Emirat Arab yang disalurkan melalui UIN Ar-Raniry untuk masyarakat Aceh. Bantuan ini bukan hanya menghadirkan kebahagiaan bagi penerima, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian dan persaudaraan lintas negara,” ujar Illiza.
Momentum Iduladha tahun ini menjadi semakin bermakna bagi banyak keluarga penerima manfaat, khususnya masyarakat kurang mampu yang merasakan langsung kehadiran daging kurban di tengah suasana hari besar keagamaan. Di berbagai titik distribusi, bantuan tersebut menghadirkan wajah-wajah penuh haru dan syukur, terutama bagi keluarga yang selama ini menantikan momen berbagi pada hari raya kurban.
Menurut Illiza, bantuan dari Pemerintah Uni Emirat Arab melalui jaringan kemanusiaan yang bekerja sama dengan UIN Ar-Raniry menunjukkan bahwa hubungan baik yang telah terbangun selama ini tidak hanya sebatas kerja sama formal, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan kemanusiaan secara nyata.
Ia menilai, kepedulian internasional terhadap Aceh memiliki makna penting, terlebih daerah ini memiliki sejarah panjang dalam membangun hubungan persaudaraan dengan berbagai negara sahabat pascatsunami hingga saat ini. Karena itu, setiap bentuk perhatian yang diberikan perlu dijaga melalui hubungan yang harmonis, penuh kepercayaan, dan semangat kolaborasi.
“Terima kasih atas kepercayaan dan perhatian yang terus diberikan kepada Aceh. Semoga kerja sama dan ukhuwah yang telah terjalin ini dapat terus terjaga dengan baik, sehingga semakin banyak manfaat dan keberkahan yang dirasakan masyarakat,” lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Illiza juga menegaskan bahwa bantuan kurban tidak hanya dipandang dari nilai materialnya, melainkan sebagai penguat rasa persaudaraan umat dan pengingat bahwa semangat berbagi harus terus hidup di tengah masyarakat.
Iduladha, kata dia, mengajarkan nilai keikhlasan, pengorbanan, serta kepedulian sosial. Karena itu, bantuan hewan kurban yang datang dari negara sahabat seperti Uni Emirat Arab menjadi pesan moral bahwa kemanusiaan tidak mengenal batas geografis maupun kebangsaan.
Di sisi lain, penyaluran bantuan melalui UIN Ar-Raniry dinilai menjadi bentuk kolaborasi yang baik antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan mitra internasional dalam memastikan bantuan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan secara tepat sasaran.
Kehadiran program sosial seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut pada masa mendatang, baik dalam bentuk bantuan kurban, program pendidikan, sosial keagamaan, maupun kegiatan pemberdayaan masyarakat lainnya.
Bagi masyarakat Aceh, bantuan tersebut tidak hanya menghadirkan kebahagiaan sesaat pada momentum hari raya, tetapi juga memperkuat keyakinan bahwa semangat gotong royong, solidaritas Islam, dan persaudaraan global tetap tumbuh dan dirasakan hingga hari ini.
Pemerintah Kota Banda Aceh pun berharap hubungan baik antara Aceh dan Uni Emirat Arab terus berkembang, menghadirkan lebih banyak kerja sama yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah yang telah terjalin selama ini.(**)












