Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh kembali menunjukkan kepedulian sosial kepada masyarakat di daerah terdampak bencana melalui penyaluran bantuan hewan kurban pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Tahun ini, bantuan hewan kurban dari Pemko Banda Aceh disalurkan kepada masyarakat Kabupaten Pidie Jaya, tepatnya di Desa Alue Keutapang, Kecamatan Bandar Dua dan Desa Blang Awe, Kecamatan Meureudu.
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian, semangat berbagi, sekaligus ikhtiar memperkuat tali persaudaraan antarwilayah di Aceh, terutama bagi masyarakat yang masih dalam proses pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda Pidie Jaya beberapa waktu lalu.
“Alhamdulillah, tahun ini Pemerintah Kota Banda Aceh kembali menyalurkan bantuan hewan kurban untuk masyarakat Kabupaten Pidie Jaya. Mungkin tidak banyak, namun semoga membawa manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat, tanpa mengurangi makna keikhlasan serta semangat berbagi di Hari Raya Idul Adha ini,” ujar Illiza, Kamis, 28 Mei 2026.
Menurut Illiza, kurban bukan hanya sekadar ritual ibadah tahunan, melainkan simbol keikhlasan, pengorbanan, dan solidaritas sosial. Melalui momentum Idul Adha, masyarakat diajak untuk saling peduli, berbagi rezeki, serta memperkuat hubungan persaudaraan, terlebih kepada masyarakat yang sedang menghadapi tantangan ekonomi maupun dampak bencana.
Penyaluran hewan kurban tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Banda Aceh dalam menjaga hubungan emosional dan kemanusiaan dengan masyarakat Pidie Jaya. Sebelumnya, Pemko Banda Aceh juga aktif menyalurkan bantuan kemanusiaan serta dukungan pemulihan kepada warga terdampak banjir bandang di wilayah tersebut.
Desa Alue Keutapang di Kecamatan Bandar Dua dan Desa Blang Awe di Kecamatan Meureudu dipilih sebagai lokasi penerima bantuan agar manfaat kurban dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Kehadiran bantuan ini diharapkan dapat menghadirkan kebahagiaan, mempererat rasa kebersamaan, serta memberi semangat baru bagi warga dalam merayakan Idul Adha.
Illiza menegaskan, nilai utama dari ibadah kurban bukan terletak pada jumlah hewan yang diberikan, tetapi pada ketulusan hati dan niat berbagi kepada sesama. Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat menjadi berkah, menghadirkan kebahagiaan di tengah masyarakat, dan memperkuat semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Aceh.
“Semoga kurban menjadi jalan hadirnya keberkahan dan persaudaraan untuk kita semua,” tuturnya.
Berdasarkan informasi resmi Pemerintah Kota Banda Aceh, penyaluran dua ekor sapi bantuan untuk masyarakat Pidie Jaya direncanakan dilakukan pada hari kedua Idul Adha atau Kamis, 28 Mei 2026. Bantuan tersebut merupakan bagian dari distribusi hewan kurban Pemerintah Kota Banda Aceh yang setiap tahun dikumpulkan secara internal dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Momentum Idul Adha tahun ini kembali menjadi pengingat bahwa semangat berbagi dan kepedulian sosial harus terus hidup. Melalui hewan kurban yang disalurkan, Pemerintah Kota Banda Aceh berharap kehadiran pemerintah dapat dirasakan langsung masyarakat, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian, dan persaudaraan di tengah kehidupan sosial masyarakat Aceh.(**)












