Lapas Kelas IIA Ternate Pastikan Distribusi Makanan WBP Berjalan Aman dan Sesuai Prosedur

Nasional4 Dilihat

Ternate – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ternate terus memastikan pelayanan terhadap warga binaan pemasyarakatan (WBP) berjalan optimal, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan makanan sehari-hari. Pada Kamis, 14 Mei 2026, jajaran Lapas Kelas IIA Ternate melaksanakan kegiatan penerimaan bahan makanan (BAMA) sekaligus pendistribusian makanan kepada seluruh WBP secara tertib, aman, dan sesuai prosedur yang berlaku.

Kegiatan diawali dengan apel petugas dapur dan tamping dapur yang berlangsung di depan dapur umum Lapas Kelas IIA Ternate. Apel tersebut bertujuan untuk memastikan kesiapan seluruh petugas sebelum pelaksanaan penerimaan bahan makanan dan proses pengolahan makanan bagi warga binaan.

Kepala Lapas Kelas IIA Ternate, Faozul Ansori, menegaskan bahwa proses penerimaan bahan makanan dilakukan secara ketat guna menjamin kualitas dan kuantitas bahan yang diterima dari pihak vendor. Hal ini menjadi bagian penting dalam menjaga standar pelayanan dan kesehatan warga binaan di lingkungan pemasyarakatan.

Dalam proses penerimaan BAMA, panitia penerima bersama petugas dapur melakukan pengecekan menyeluruh terhadap setiap bahan makanan yang masuk. Pemeriksaan dilakukan mulai dari kualitas bahan, kondisi fisik, hingga kesesuaian jumlah dengan data pengiriman dari vendor. Setelah proses pengecekan selesai, petugas kemudian membuat berita acara penerimaan yang ditandatangani oleh pihak vendor dan panitia penerima sebagai bentuk administrasi dan pertanggungjawaban.

Selanjutnya, bahan makanan ditimbang oleh tamping pemuka dapur di bawah pengawasan langsung petugas dapur untuk memastikan seluruh bahan sesuai standar kebutuhan harian warga binaan. Dokumen berita acara penerimaan kemudian dikirim sebagai bahan laporan kegiatan kepada pimpinan.

Tidak hanya memastikan kualitas bahan makanan, pihak Lapas Kelas IIA Ternate juga menaruh perhatian besar terhadap proses pengolahan hingga distribusi makanan kepada warga binaan. Tamping pemuka dapur bertugas melakukan pengolahan dan penyajian makanan sebelum didistribusikan kepada para WBP.

Distribusi makanan dilakukan tiga kali sehari sesuai jadwal yang telah ditetapkan, yakni makan pagi pukul 08.00 WIT, makan siang pukul 12.00 WIT, dan makan malam pukul 17.00 WIT. Seluruh proses pendistribusian dilakukan secara teratur dengan pengawasan petugas guna memastikan makanan diterima oleh seluruh warga binaan secara merata.

Sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas, petugas juga membuat rekap jumlah penghuni yang ditandatangani oleh perwakilan kamar warga binaan, petugas dapur, serta anggota jaga. Seluruh dokumen pendistribusian makanan kemudian diunggah sebagai bagian dari sistem pelaporan administrasi.

Kepala Lapas Kelas IIA Ternate menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan penerimaan bahan makanan dan pendistribusian makanan bagi warga binaan pada hari tersebut berjalan lancar, aman, dan tertib. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Lapas Kelas IIA Ternate dalam memberikan pelayanan terbaik kepada warga binaan sesuai standar operasional yang berlaku di lingkungan pemasyarakatan.

Laporan kegiatan tersebut juga telah disampaikan kepada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku Utara sebagai bentuk pelaporan dan koordinasi pelaksanaan tugas di lapangan.

Caption Foto:

Petugas dapur dan panitia penerima BAMA Lapas Kelas IIA Ternate melakukan pengecekan bahan makanan sebelum didistribusikan kepada warga binaan, Kamis (14/5/2026). Proses penerimaan hingga pendistribusian makanan dilakukan sesuai prosedur guna memastikan pelayanan berjalan aman, tertib, dan optimal.