Razia Mendadak di Lapas Ternate, Wujudkan Lingkungan Bebas Halinar

Nasional88 Dilihat

Ternate — Upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan aman terus digencarkan oleh jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Maluku Utara. Salah satunya melalui razia insidentil yang dilaksanakan di Lapas Kelas IIA Ternate pada Senin malam (6/4/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 20.30 WIT tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari jajaran Kanwil Ditjenpas Maluku Utara, petugas Lapas Ternate, hingga Aparat Penegak Hukum (APH) seperti TNI/Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Ternate. Kehadiran lintas instansi ini menjadi bukti kuat sinergitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan lembaga pemasyarakatan.

Razia diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku Utara, Said Mahdar. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa kegiatan penggeledahan ini merupakan langkah strategis dan preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta mencegah peredaran narkoba di dalam lapas.

“Penggeledahan ini adalah bentuk ikhtiar kita bersama dalam menjaga Lapas tetap kondusif. Laksanakan dengan tegas namun tetap humanis,” tegas Said Mahdar di hadapan seluruh peserta apel.

Usai apel, tim langsung bergerak melakukan penggeledahan di blok dan kamar hunian warga binaan. Untuk mempercepat proses, petugas dibagi menjadi dua kelompok. Setiap sudut ruangan diperiksa secara teliti guna memastikan tidak adanya barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan.

Dari hasil razia tersebut, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak semestinya berada di dalam kamar hunian, di antaranya sendok makan, jarum pentul, gelas aluminium, korek api, pecahan kaca, serta beberapa benda berbahan aluminium lainnya. Meskipun tidak ditemukan barang kategori berat seperti narkoba atau handphone, temuan tersebut tetap diamankan sebagai langkah antisipasi.

Selain penggeledahan, kegiatan juga dirangkaikan dengan tes urine terhadap warga binaan. Pemeriksaan ini dilakukan langsung oleh dokter yang bertugas di Lapas Ternate guna mendeteksi kemungkinan adanya penyalahgunaan narkoba. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen mendukung program pemerintah, khususnya dalam pemberantasan narkoba di lingkungan pemasyarakatan.

Kegiatan razia ini juga menjadi bagian dari persiapan menyambut Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 tahun 2026. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen dalam menciptakan lapas yang bersih dari Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba (Halinar).

Said Mahdar menambahkan bahwa integritas menjadi kunci utama dalam setiap pelaksanaan tugas. Ia berharap seluruh jajaran dapat menjalankan tugas dengan niat yang baik dan penuh tanggung jawab.

“Integritas adalah cerminan kejujuran kita, tidak hanya kepada institusi tetapi juga kepada nilai-nilai yang kita yakini,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta lingkungan Lapas Ternate yang semakin aman, tertib, dan bebas dari berbagai potensi gangguan. Sinergi antarinstansi pun diharapkan terus terjaga sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih baik.(**)