Apresiasi Mudik Gratis BUMN, AHY: Kurangi Risiko Perjalanan dan Wujud Kehadiran Negara

Nasional91 Dilihat

Jakarta – Program mudik gratis yang digagas oleh sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kembali mendapat apresiasi dari pemerintah. Inisiatif ini dinilai tidak hanya membantu masyarakat secara ekonomi, tetapi juga berkontribusi besar dalam meningkatkan keselamatan perjalanan selama arus mudik Lebaran.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada BUMN yang telah berpartisipasi aktif dalam penyelenggaraan program mudik gratis. Menurutnya, langkah ini menjadi solusi nyata dalam mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor, yang selama ini menjadi salah satu faktor tingginya angka kecelakaan saat musim mudik.

“Pemerintah mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada BUMN yang telah melaksanakan mudik gratis, karena ini tentu akan mengurangi perjalanan menggunakan kendaraan pribadi, terutama sepeda motor,” ujar AHY dalam keterangannya, Rabu, 18 Maret 2026.

Ia menjelaskan, program mudik gratis tidak hanya memberikan kemudahan akses transportasi bagi masyarakat, tetapi juga mencerminkan komitmen negara dalam memberikan pelayanan terbaik. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya kehadiran negara dalam setiap kebutuhan masyarakat, terutama pada momentum besar seperti Hari Raya Idul Fitri.

“Sebagaimana arahan Bapak Presiden Prabowo, jika kita bisa memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, tentu ini menunjukkan negara dan pemerintah selalu hadir untuk mereka,” tambahnya.

Salah satu BUMN yang aktif dalam program ini adalah Jasa Raharja, yang turut mendukung kelancaran dan keselamatan arus mudik melalui berbagai inisiatif, termasuk penyediaan transportasi gratis bagi masyarakat. Program ini diharapkan mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik.

Selain aspek keselamatan, mudik gratis juga dinilai sebagai bentuk nyata kepedulian sosial BUMN terhadap masyarakat. Dengan meningkatnya biaya transportasi menjelang Lebaran, kehadiran program ini menjadi solusi yang sangat membantu, terutama bagi kalangan ekonomi menengah ke bawah.

Pemerintah berharap, kolaborasi antara BUMN dan berbagai pihak terkait dapat terus ditingkatkan di masa mendatang. Dengan demikian, program mudik gratis tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga semakin luas jangkauannya dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Indonesia.

Momentum mudik Lebaran sendiri merupakan tradisi tahunan yang memiliki nilai sosial dan budaya yang tinggi. Oleh karena itu, upaya untuk memastikan perjalanan yang aman, nyaman, dan terjangkau menjadi prioritas utama pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan.(**)