Uang Meugang ASN Aceh Cair Lebih Awal, Guru Apresiasi Perhatian Pemerintah

Pemerintah Aceh30 Dilihat

BANDA ACEH – Kabar gembira datang bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Aceh. Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, uang meugang bagi ASN mulai disalurkan lebih awal, yakni pada Selasa, 10 Maret 2026.

Kebijakan percepatan penyaluran tersebut dilakukan oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, dan langsung disambut positif oleh para ASN, termasuk guru serta tenaga kependidikan. Pencairan yang lebih cepat ini dinilai sangat membantu dalam mempersiapkan berbagai kebutuhan keluarga menjelang Lebaran.

Salah seorang guru di SMA Negeri 5 Banda Aceh, Rhilmanidar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Aceh atas perhatian yang diberikan melalui percepatan pencairan uang meugang tersebut.

Menurutnya, kebijakan itu sangat membantu para guru dalam memenuhi berbagai kebutuhan rumah tangga menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Alhamdulillah, tahun ini proses penyaluran uang meugang lebih cepat. Terima kasih kepada Bapak Gubernur Aceh dan juga kepada Bapak Kepala Dinas Pendidikan Aceh atas perhatian yang diberikan kepada kami para guru,” ujar Rhilmanidar.

Ia menuturkan, pada tahun-tahun sebelumnya penyaluran uang meugang sering kali dilakukan mendekati Lebaran, bahkan terkadang terlambat. Karena itu, pencairan yang dilakukan lebih awal tahun ini dianggap sebagai langkah positif dan bukti komitmen pemerintah daerah dalam memperbaiki tata kelola keuangan sekaligus memperhatikan kesejahteraan ASN.

“Ini tentu sangat membantu kami para guru. Kami merasa diperhatikan, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan seperti Idul Fitri,” tambahnya.

Rhilmanidar juga berharap kebijakan tersebut dapat terus dipertahankan pada tahun-tahun mendatang sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan di Aceh.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murtalamuddin, mengatakan percepatan penyaluran uang meugang merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Aceh untuk memberikan perhatian kepada para pelaku pendidikan, khususnya menjelang momentum hari besar keagamaan.

Menurutnya, selain membantu kebutuhan ekonomi ASN, kebijakan tersebut juga bertujuan menjaga kondisi psikologis para guru dan tenaga kependidikan agar tetap merasa nyaman dan tenang dalam menjalankan tugasnya.

“Alhamdulillah, tahun ini proses penyaluran uang meugang dapat dilakukan lebih cepat, yakni pada sepuluh hari terakhir Ramadan. Ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Aceh dalam memperbaiki tata kelola keuangan sekaligus memberikan perhatian kepada guru dan tenaga kependidikan menjelang Hari Raya Idul Fitri,” kata Murtalamuddin.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah ingin terus menjaga kenyamanan para pelaku pendidikan, mengingat guru dan tenaga kependidikan merupakan garda terdepan dalam membangun kualitas sumber daya manusia di Aceh.

“Pemda Aceh ingin terus menjaga dan merawat kenyamanan pelaku pendidikan. Salah satunya dengan menjaga kondisi psikologis mereka, agar guru dan tenaga kependidikan merasa diperhatikan dan tetap fokus menjalankan tugas mendidik generasi Aceh,” ujarnya.

Pemerintah Aceh berharap percepatan penyaluran uang meugang ini dapat membantu ASN memenuhi kebutuhan keluarga menjelang Lebaran sekaligus menambah semangat para pendidik dalam menjalankan tugas mereka di sekolah.(**)