Indonesia Siap Mediasi Konflik Iran–Israel, Prabowo Tawarkan Dialog Damai

Nasional, News16 Dilihat

Jakarta – Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan militer ke wilayah Iran pada Sabtu (28/2). Serangan tersebut kemudian dibalas oleh Iran dengan peluncuran sejumlah rudal, sehingga memperbesar eskalasi konflik dan meningkatkan kekhawatiran dunia terhadap potensi perang yang lebih luas di kawasan tersebut.

Situasi ini mendapat perhatian serius dari Indonesia yang secara konsisten mendorong penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi. Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan kesiapan pemerintah Indonesia untuk berperan aktif dalam upaya meredakan ketegangan, termasuk membuka peluang menjadi fasilitator dialog apabila disetujui oleh pihak-pihak yang berkonflik.

Dalam pernyataannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia memiliki komitmen kuat terhadap perdamaian dunia sebagaimana amanat konstitusi. Ia bahkan membuka kemungkinan untuk melakukan kunjungan langsung ke Teheran guna mendorong komunikasi diplomatik yang konstruktif.

“Indonesia siap membantu memfasilitasi dialog damai jika kedua belah pihak menghendaki. Diplomasi harus tetap menjadi jalan utama untuk mencegah konflik yang lebih luas,” demikian sikap yang disampaikan pemerintah.

Sejalan dengan itu, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyampaikan penyesalan atas gagalnya berbagai upaya perundingan yang sebelumnya dilakukan, yang justru berujung pada meningkatnya aksi militer. Pemerintah Indonesia kembali menyerukan kepada semua pihak agar menahan diri dan mengedepankan penyelesaian melalui diplomasi dengan tetap menghormati kedaulatan serta integritas wilayah masing-masing negara.

Selain fokus pada upaya diplomasi, pemerintah juga memberikan perhatian terhadap keselamatan warga negara Indonesia yang berada di wilayah terdampak konflik. WNI diimbau untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, mengikuti arahan otoritas setempat, serta menjaga komunikasi aktif dengan perwakilan diplomatik Indonesia terdekat guna mengantisipasi perkembangan situasi keamanan.

Pengamat hubungan internasional menilai langkah Indonesia menawarkan mediasi merupakan sinyal penting bahwa negara-negara nonblok masih memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas global. Indonesia, yang dikenal aktif dalam diplomasi perdamaian, diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi di tengah meningkatnya polarisasi geopolitik dunia.

Eskalasi konflik Iran–Israel sendiri terus menjadi perhatian internasional karena berpotensi mempengaruhi stabilitas keamanan regional, jalur perdagangan global, hingga harga energi dunia. Oleh karena itu, dorongan terhadap dialog damai dinilai menjadi langkah krusial untuk mencegah konflik berkembang lebih luas.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *