Aceh Besar – Semangat gotong royong masyarakat di Kecamatan Montasik kembali menunjukkan kekuatannya. Aksi swadaya warga dalam menambal jalan berlubang akhirnya tuntas dilaksanakan pada Sabtu (28/2/2026), setelah para relawan bekerja sejak pukul 07.00 WIB hingga sekitar 14.00 WIB. Dalam kegiatan tersebut, puluhan titik jalan rusak berhasil diperbaiki demi meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Kegiatan ini dilakukan secara mandiri oleh masyarakat dengan dukungan para donatur yang berasal dari berbagai kalangan, baik individu maupun lembaga. Total dana yang terkumpul mencapai Rp11.146.000, yang kemudian digunakan untuk membeli bahan material seperti semen, menyewa molen, serta memenuhi kebutuhan teknis lainnya agar proses pengecoran dapat berjalan optimal dan menghasilkan perbaikan yang lebih kuat serta tahan lama.
Penambalan jalan difokuskan pada sejumlah ruas yang selama ini menjadi keluhan masyarakat, mulai dari Jalan Mukim Piyeung hingga kawasan sekitar Polsek Montasik. Kondisi jalan yang berlubang sebelumnya dinilai cukup membahayakan, terutama bagi pengendara sepeda motor yang melintas setiap hari.
Panitia swadaya menjelaskan bahwa kegiatan tersebut lahir dari kepedulian bersama terhadap kondisi infrastruktur yang membutuhkan penanganan cepat. Mereka menilai, menunggu perbaikan resmi membutuhkan waktu, sementara risiko kecelakaan terus mengintai pengguna jalan.
“Ini adalah bentuk kepedulian masyarakat terhadap keselamatan bersama. Kami berterima kasih kepada seluruh donatur, baik yang menyumbang atas nama pribadi, lembaga, maupun yang memilih anonim. Semoga menjadi amal jariyah bagi semua,” ujar perwakilan panitia.
Tidak hanya dukungan dana, partisipasi tenaga dari warga juga menjadi faktor penting keberhasilan kegiatan. Para relawan tampak bekerja secara bergantian mengaduk material, meratakan cor, hingga memastikan lubang-lubang jalan tertutup sempurna. Meski dilakukan di bawah terik matahari dan dalam suasana bulan Ramadan, semangat kebersamaan tetap terlihat kuat sepanjang kegiatan berlangsung.
Aksi sosial ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat sekitar. Banyak pengguna jalan yang melintas menyampaikan terima kasih secara langsung kepada para relawan karena kondisi jalan kini jauh lebih aman dan nyaman.
Wilayah Kabupaten Aceh Besar sendiri dalam beberapa waktu terakhir memang menghadapi tantangan perbaikan infrastruktur jalan di sejumlah titik. Karena itu, gerakan swadaya seperti yang dilakukan warga Montasik dinilai menjadi contoh nyata kolaborasi masyarakat dalam menjawab persoalan publik secara cepat dan konkret.
Panitia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan jika diperlukan, sembari tetap mendorong perhatian dari pihak terkait agar perbaikan jalan permanen dapat dilakukan secara menyeluruh.
Aksi ini menjadi bukti bahwa solidaritas masyarakat masih menjadi kekuatan utama dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan lingkungan.(**)







