Evaluasi Traffic Light di Simpang USK, Polisi Optimalkan Arus Lalu Lintas Banda Aceh

Polda Aceh32 Dilihat

Banda Aceh – Upaya meningkatkan kelancaran dan keselamatan lalu lintas di kawasan perkotaan terus dilakukan jajaran Polda Aceh bersama Polresta Banda Aceh. Melalui Direktorat Lalu Lintas, aparat melaksanakan survei teknis dan evaluasi kinerja Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) di kawasan Simpang Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala, Kecamatan Syiah Kuala, Jumat (27/2/2026) pagi.

Kegiatan tersebut dilaksanakan mewakili Kapolda Aceh Marzuki Ali Basyah dan dipimpin langsung Kapolresta Banda Aceh Andi Kirana, didampingi Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Aceh Sabri. Turut hadir personel Ditlantas Polda Aceh, Satlantas Polresta Banda Aceh, serta jajaran Bidhumas Polda Aceh yang melakukan dokumentasi dan monitoring kegiatan.

Kabid Humas Polda Aceh Joko Krisdiyanto menjelaskan bahwa survei ini merupakan langkah preventif untuk memastikan sistem pengaturan lalu lintas berjalan optimal, terutama pada titik simpang dengan intensitas kendaraan tinggi akibat aktivitas pendidikan dan mobilitas masyarakat.

Menurutnya, kawasan Simpang Fakultas Ekonomi USK merupakan salah satu titik rawan kepadatan karena berada di jalur pertemuan arus kendaraan dari arah kampus, kawasan permukiman, serta akses menuju kampus UIN Ar-Raniry.

“Evaluasi ini dilakukan untuk menyesuaikan durasi lampu lalu lintas dengan volume kendaraan aktual di lapangan. Selain itu, petugas juga mengidentifikasi potensi hambatan arus serta tingkat kepatuhan pengguna jalan terhadap rambu dan APILL,” ujar Joko.

Analisis Durasi Lampu Lalu Lintas

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan penghitungan waktu siklus lampu serta observasi langsung terhadap antrean kendaraan pada jam sibuk pagi hari. Hasil pemantauan sementara menunjukkan perbedaan durasi lampu pada setiap arah simpang, yaitu:

Arah Gerbang Kopelma: Merah 65 detik, Kuning 1 detik, Hijau 12 detik

Arah FKIP USK: Merah 65 detik, Kuning 1 detik, Hijau 14 detik

Arah Tungkop: Merah 65 detik, Kuning 1 detik, Hijau 14 detik

Arah UIN Ar-Raniry: Merah 54 detik, Hijau 12 detik

Dari hasil tersebut, petugas menemukan adanya antrean kendaraan yang cukup panjang pada beberapa jalur tertentu, terutama saat mahasiswa mulai memasuki area kampus.

Selain melakukan evaluasi teknis, personel juga mendapati sejumlah pengendara yang masih melanggar aturan dengan menerobos lampu merah. Petugas kemudian memberikan teguran dan imbauan secara humanis agar masyarakat semakin disiplin dalam berlalu lintas.

Langkah Lanjutan Rekayasa Lalu Lintas

Sebagai tindak lanjut, Ditlantas Polda Aceh bersama Polresta Banda Aceh akan menempatkan personel pada titik strong point pada jam rawan kepadatan guna membantu pengaturan arus kendaraan secara manual.

Tidak hanya itu, pihak kepolisian juga akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Aceh selaku instansi teknis pengelola APILL untuk melakukan evaluasi lanjutan terkait kemungkinan perubahan durasi lampu maupun rekayasa lalu lintas apabila diperlukan.

Langkah kolaboratif ini diharapkan mampu menekan potensi kemacetan sekaligus meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas di kawasan pendidikan yang memiliki mobilitas tinggi.

“Kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat. Kami ingin memastikan arus lalu lintas tetap aman, tertib, dan lancar,” tambah Joko.

Komitmen Pelayanan Kepolisian

Kegiatan survei ini menjadi bagian dari strategi preventif kepolisian dalam menciptakan Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) di wilayah perkotaan, khususnya di Kota Banda Aceh yang terus mengalami peningkatan volume kendaraan setiap tahun.

Selain penguatan rekayasa lalu lintas, kepolisian juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan berkendara sebagai faktor utama terciptanya keselamatan di jalan.

Melalui langkah evaluasi berbasis data lapangan serta sinergi antarinstansi, diharapkan sistem pengaturan lalu lintas di kawasan kampus dan pusat aktivitas masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan responsif terhadap dinamika arus kendaraan.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *