Peusejuek Tandai Peresmian Jembatan Gantung Garuda di Aceh Utara

Kodam IM26 Dilihat

Aceh Utara – Suasana khidmat dan penuh rasa syukur mewarnai prosesi peusejuek sekaligus peresmian Jembatan Gantung Garuda di Desa Gampong Teungoh, Kecamatan Sawang, Selasa (24/2/2026). Jembatan tersebut menjadi sarana penghubung vital antara Gampong Teungoh dengan Desa Blang Gurun di Kabupaten Bireuen.

Pembangunan jembatan gantung ini dilaksanakan oleh prajurit Batalyon Zeni Tempur 5/Arati Bhaya Wighina dan Batalyon Zeni Tempur 17/Ananta Dharma sebagai wujud pengabdian TNI Angkatan Darat dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat serta meningkatkan konektivitas antarwilayah, khususnya di daerah dengan keterbatasan akses transportasi.

Acara peresmian turut dihadiri Danyon Zipur 5/ABW Letkol Czi Wahyu, Danramil 19/Sawang beserta anggota, Danki Yonzipur 5/ABW bersama personel, Sekcam Sawang Muslim, S.Sos, Keuchik Gampong Teungoh M. Jakfar, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan ritual peusejuek yang dipimpin imam desa sebagai bentuk ungkapan syukur dan doa keselamatan agar jembatan yang dibangun dapat membawa manfaat serta keberkahan bagi masyarakat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan shalawat dan doa bersama.

Sebagai simbol resmi difungsikannya jembatan, para tamu undangan dan masyarakat melakukan uji coba melintas dengan berjalan kaki dan kendaraan roda dua. Antusiasme warga terlihat saat mereka untuk pertama kalinya melintasi jembatan dengan rasa bangga dan haru.

Masyarakat Gampong Teungoh menyampaikan apresiasi kepada prajurit TNI AD yang telah mencurahkan tenaga dan waktu hingga jembatan tersebut dapat digunakan. Sebelumnya, akses penyeberangan dinilai cukup sulit dan berisiko, terutama saat cuaca buruk.

Keuchik Gampong Teungoh dalam sambutannya berharap jembatan tersebut dapat dirawat bersama agar tetap awet dan bermanfaat dalam jangka panjang. Ia juga menegaskan bahwa keberadaan jembatan tidak hanya menjadi penghubung fisik antarwilayah, tetapi juga mempererat hubungan sosial dan ekonomi masyarakat Aceh Utara dan Bireuen.

Kegiatan peusejuek dan peresmian Jembatan Gantung Garuda berlangsung tertib dan lancar. Momentum ini menjadi bukti kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan infrastruktur hingga ke pelosok daerah.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *