Banda Aceh – Dalam upaya meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika sekaligus mendorong kreativitas pelajar di bulan suci Ramadhan, BNN Provinsi Aceh bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Aceh menggelar Lomba Video Reels Edukatif bertajuk “Ananda Bersinar” bagi pelajar SMA/SMK sederajat se-Aceh.
Kegiatan ini mengusung tema “Isi Ramadhan dengan Prestasi, Ayoo Jauhi Narkotika”, sebagai ajakan kepada generasi muda agar memanfaatkan momentum Ramadhan dengan aktivitas positif, kreatif, dan inspiratif. Lomba ini juga menjadi bagian dari kampanye edukasi pencegahan narkoba melalui media digital yang kini semakin dekat dengan kehidupan pelajar.
Panitia lomba mengajak seluruh pelajar SMA/SMK sederajat untuk menyalurkan ide kreatif melalui video pendek berdurasi maksimal 1 menit 30 detik. Video tersebut harus memuat pesan moral tentang pentingnya menjauhi narkotika serta menggambarkan semangat prestasi di bulan Ramadhan. Peserta diwajibkan mengunggah karya mereka melalui fitur Reels Instagram dengan akun yang tidak dikunci (public), sehingga pesan edukasi dapat menjangkau masyarakat luas.
Selain menjadi ajang kreativitas, lomba ini juga menyediakan hadiah menarik bagi para pemenang. Juara pertama akan memperoleh hadiah sebesar Rp3.000.000 beserta e-sertifikat, disusul juara kedua Rp2.000.000 dan juara ketiga Rp1.500.000. Tidak hanya itu, panitia juga menyediakan kategori juara harapan serta juara favorit berdasarkan jumlah “like” terbanyak.
Sebagai bentuk apresiasi tambahan, sebanyak 13 peserta yang masuk dalam 20 besar akan mendapatkan souvenir tumbler berlogo BNN dan Dinas Pendidikan Aceh serta pulsa senilai Rp100.000.
Pendaftaran lomba dibuka mulai 23 Februari hingga 6 Maret 2026 melalui tautan yang telah disediakan panitia. Selanjutnya proses penilaian akan berlangsung pada 9–10 Maret 2026, dan pengumuman pemenang dijadwalkan pada 11 Maret 2026.
Melalui kegiatan ini, BNN Provinsi Aceh dan Dinas Pendidikan Aceh berharap pelajar tidak hanya menjadi penonton perkembangan media digital, tetapi juga menjadi kreator konten positif yang mampu menyebarkan pesan anti narkoba. Kampanye kreatif seperti ini dinilai efektif karena menggunakan pendekatan yang dekat dengan dunia remaja.
Lomba “Ananda Bersinar” diharapkan dapat melahirkan generasi muda Aceh yang kreatif, berprestasi, serta memiliki kesadaran tinggi untuk menjauhi narkoba demi masa depan yang lebih cerah.(**)









