Jelang Berbuka, Lalu Lintas Banda Aceh Padat di Sejumlah Titik

Banda Aceh26 Dilihat

Banda Aceh – Suasana sore di Banda Aceh menjelang waktu berbuka puasa diwarnai peningkatan signifikan volume kendaraan di sejumlah ruas jalan utama, Minggu (22/2/2026). Kepadatan arus lalu lintas terjadi seiring meningkatnya aktivitas masyarakat yang berburu takjil serta mobilitas warga yang hendak pulang ke rumah untuk berbuka bersama keluarga.

Pantauan di lapangan menunjukkan beberapa titik mengalami kemacetan, di antaranya Jalan Mohd Jam Kota, kawasan Peunayong, Jalan Sultan Iskandar Muda arah Ulee Lheue, kawasan Ulee Kareng, Blang Padang, hingga seputaran Masjid Raya Baiturrahman. Kawasan-kawasan tersebut memang dikenal sebagai pusat aktivitas masyarakat saat Ramadan, terutama lokasi penjualan kuliner berbuka puasa yang selalu ramai pengunjung.

Lonjakan kendaraan mulai terlihat sejak sore hari ketika masyarakat mulai keluar rumah untuk membeli takjil. Banyaknya kendaraan yang berhenti di pinggir jalan untuk berbelanja turut memperlambat arus lalu lintas, ditambah tingginya pergerakan kendaraan roda dua dan roda empat yang melintas secara bersamaan.

Di tengah kondisi tersebut, petugas dari Kepolisian Negara Republik Indonesia bersama personel Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dari Dinas Perhubungan Aceh terlihat bersiaga di sejumlah persimpangan dan titik rawan kepadatan. Mereka aktif melakukan pengaturan arus kendaraan serta membantu penyeberangan masyarakat guna mengurangi potensi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.

Pengaturan lalu lintas difokuskan pada lokasi yang menjadi pusat keramaian pasar takjil serta jalur utama yang menghubungkan kawasan permukiman dengan pusat kota. Kehadiran petugas juga bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat yang beraktivitas menjelang waktu berbuka.

Selain melakukan pengaturan manual, petugas juga mengimbau pengendara agar tetap tertib berlalu lintas, tidak berhenti sembarangan, serta mematuhi rambu-rambu yang ada. Kesadaran masyarakat dinilai sangat penting untuk menjaga kelancaran arus kendaraan, terutama pada momentum Ramadan yang selalu diiringi peningkatan mobilitas.

Bagi masyarakat yang memiliki keperluan mendesak dan membutuhkan waktu tempuh lebih cepat, disarankan untuk menghindari ruas-ruas jalan yang mengalami kepadatan pada jam-jam menjelang berbuka puasa. Pengguna jalan juga diimbau memanfaatkan jalur alternatif serta tetap mengutamakan keselamatan selama berkendara.

Dengan sinergi antara petugas dan masyarakat, diharapkan situasi lalu lintas selama bulan Ramadan tetap kondusif sehingga aktivitas ibadah dan kegiatan sosial masyarakat dapat berjalan dengan lancar.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *