Banda Aceh – Kegiatan sunatan massal kembali digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan anak-anak di Banda Aceh. Program sosial ini disambut antusias oleh masyarakat, terutama para orang tua yang membawa putra mereka untuk mengikuti khitan secara gratis dan aman dengan pelayanan tenaga medis profesional.
Wali Kota Illiza Saaduddin Djamal menyampaikan bahwa kegiatan sunatan massal bukan hanya sekadar pelayanan kesehatan, tetapi juga bagian dari pembinaan karakter anak agar lebih siap memasuki fase kedewasaan.
Ia memberikan motivasi langsung kepada anak-anak peserta agar tidak merasa takut, karena khitan merupakan proses penting dalam kehidupan sekaligus ajaran dalam syariat Islam.
“Hari ini anak-anak hebat kita ikut sunatan massal. Jangan takut ya, ini tandanya sudah makin besar dan makin gagah,” ujar Illiza saat meninjau kegiatan, Sabtu, 21 Februari 2026.
Dalam suasana penuh kehangatan, para peserta terlihat didampingi orang tua masing-masing. Tim medis bekerja secara teratur untuk memastikan proses berjalan lancar, higienis, dan nyaman bagi anak-anak. Selain layanan khitan gratis, peserta juga mendapatkan obat-obatan serta paket bingkisan sebagai bentuk perhatian dari pemerintah kota.
Illiza juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan agar seluruh peserta diberikan kelancaran serta proses pemulihan yang cepat. Ia berharap setelah mengikuti khitan, anak-anak semakin semangat menjalankan ibadah, terutama dalam momentum pembinaan keagamaan bagi generasi muda.
Menurutnya, Pemerintah Kota Banda Aceh terus berkomitmen menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat, termasuk program-program kesehatan yang menyentuh langsung kebutuhan keluarga. Kegiatan sosial seperti sunatan massal menjadi bagian dari semangat kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat.
“Insya Allah kita selalu berusaha menghadirkan pelayanan terbaik untuk anak-anak Banda Aceh, karena mereka adalah generasi masa depan yang harus kita jaga bersama,” tambahnya.
Program sunatan massal ini juga menjadi salah satu bentuk nyata semangat Banda Aceh Kota Kolaborasi, yang menekankan pentingnya kerja bersama dalam membangun kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.(**)












