Banda Aceh – Bank Aceh mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya informasi palsu atau hoaks yang mengatasnamakan promo undian Bank Aceh. Melalui kanal resminya, Bank Aceh menegaskan bahwa sejumlah informasi yang beredar di media sosial terkait undian berhadiah merupakan kabar bohong yang tidak berasal dari akun resmi perseroan.
Dalam imbauan tersebut, Bank Aceh menampilkan peringatan tegas bertuliskan “HATI-HATI Hoax Promo Undian Bank Aceh” sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat agar tidak mudah terjebak pada modus penipuan yang memanfaatkan nama institusi perbankan.
Manajemen Bank Aceh menjelaskan, ciri-ciri informasi palsu biasanya berasal dari sumber yang tidak jelas atau bukan akun resmi. Selain itu, judul yang digunakan cenderung sensasional dan mengundang kepanikan, serta mendorong masyarakat untuk segera mengklik tautan, mendaftar, atau membagikan informasi tersebut tanpa verifikasi.
“Jika menemukan informasi mencurigakan, pastikan untuk memeriksa kembali sumbernya dan bandingkan dengan kanal resmi Bank Aceh. Jangan mudah percaya pada tautan yang tidak jelas, apalagi jika meminta data pribadi,” demikian pesan yang disampaikan dalam materi edukasi tersebut.
Bank Aceh juga mengingatkan pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi, seperti nomor rekening, PIN, OTP, maupun informasi perbankan lainnya. Nasabah diminta untuk tidak memberikan data tersebut kepada pihak mana pun yang mengatasnamakan Bank Aceh melalui pesan singkat, telepon, atau media sosial yang tidak terverifikasi.
Sebagai langkah preventif, masyarakat dianjurkan untuk selalu mengakses informasi resmi melalui website www.bankaceh.co.id� atau menghubungi Call Center 1500845 apabila membutuhkan klarifikasi terkait program atau promo yang sedang berlangsung.
Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Bank Aceh dalam melindungi nasabah dari potensi kejahatan siber dan penipuan digital yang kian marak, khususnya menjelang momen-momen tertentu yang kerap dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan informasi palsu berkedok hadiah.
Dengan adanya imbauan ini, Bank Aceh berharap masyarakat semakin cerdas dalam memilah informasi serta tidak mudah tergiur oleh tawaran hadiah instan yang belum tentu kebenarannya. Kewaspadaan dan verifikasi menjadi kunci utama agar terhindar dari kerugian finansial maupun penyalahgunaan data pribadi.(**)









