Mahasiswa STIK Angkatan 83 Gelar Trauma Healing bagi Penyintas Bencana di Aceh Utara

Polda Aceh97 Dilihat

Aceh Utara – Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri Angkatan ke-83 melaksanakan misi kemanusiaan melalui program Pengabdian Masyarakat (Dianmas) di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian calon perwira Polri terhadap masyarakat, khususnya para penyintas bencana alam.

Sebanyak 22 mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Sindikat 8 diterjunkan langsung ke lokasi terdampak untuk memberikan pendampingan psikososial dan trauma healing guna membantu pemulihan kondisi mental warga. Selain itu, mereka juga menyalurkan bantuan sosial sebagai upaya meringankan beban masyarakat pascabencana.

Program Dianmas tidak hanya menjadi bagian dari prasyarat akademik, tetapi juga sarana strategis dalam membentuk karakter kepemimpinan peserta didik. Selama kurang lebih tiga minggu, para mahasiswa meninggalkan rutinitas perkuliahan untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat dan memahami kebutuhan riil di lapangan.

Kegiatan Sindikat 8 berada di bawah koordinasi Perwira Pendamping Kombes Pol Didit Bambang Wibowo. Di bawah bimbingannya, para mahasiswa diarahkan untuk mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari upaya Polri dalam menyiapkan calon perwira yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

“Program pengabdian masyarakat ini menjadi momentum bagi mahasiswa STIK untuk terjun langsung membantu warga terdampak bencana. Kami ingin membentuk perwira Polri yang humanis, tanggap, dan mampu hadir memberikan solusi di tengah masyarakat,” ujarnya.

Mengusung semangat “Mari Bersama Pulihkan Aceh Utara, Kita Bisa”, mahasiswa Sindikat 8 berkomitmen menghadirkan kontribusi nyata dalam proses pemulihan daerah. Kehadiran mereka bukan sekadar kunjungan, melainkan bentuk pengabdian untuk membantu masyarakat bangkit dan pulih secara fisik maupun psikologis.

Program ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan wilayah terdampak sekaligus membentuk profil perwira Polri masa depan yang profesional, berintegritas, serta mampu menjadi pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *