Tgk Ahmada Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Tgk. T. Farhan Amir sebagai Ketua Umum MABAB

News41 Dilihat

ACEH – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) sekaligus Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Daerah Pemilihan Aceh, Tgk Ahmada MZ, menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Tgk. T. Farhan Amir sebagai Ketua Umum Majelis Aneuk beut Aceh Barat (MABAB) untuk periode kepengurusan yang baru.

Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan dan apresiasi terhadap proses regenerasi kepemimpinan aneuk beut di Aceh Barat yang dinilai berjalan secara demokratis dan penuh khidmat. Menurut Tgk Ahmada, keberadaan lembaga adat memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai kearifan lokal, memperkuat persatuan masyarakat, serta menjadi mitra penting pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial.

“Majelis Aneuk beut adalah pilar penting dalam kehidupan masyarakat Aceh. Kepemimpinan yang kuat, berintegritas, dan berpihak pada pelestarian aneuk beut akan membawa manfaat besar bagi masyarakat luas,” ujar Tgk Ahmada dalam pernyataannya.

Ia menyampaikan keyakinannya bahwa Tgk. T. Farhan Amir mampu mengemban amanah dengan baik serta melanjutkan peran MABAB sebagai penjaga marwah aneuk beut, budaya, dan nilai-nilai keislaman yang telah mengakar kuat di tengah masyarakat Aceh Barat.

Selain itu, Tgk Ahmada juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tgk. Mahrizani, yang telah mengabdikan diri sebagai Ketua Umum MABAB pada periode sebelumnya. Dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan dinilai sebagai fondasi penting bagi keberlanjutan dan penguatan peran lembaga aneuk beut di masa mendatang.

“Terima kasih atas pengabdian dan dedikasi Tgk. Mahrizani selama memimpin. Semoga segala kerja dan pengorbanan menjadi amal jariyah dan dicatat sebagai kontribusi besar bagi adat dan masyarakat Aceh Barat,” tambahnya.

Sebagai anggota DPD RI dan MPR RI, Tgk Ahmada menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penguatan lembaga aneuk beut di Aceh, baik melalui fungsi legislasi, pengawasan, maupun penguatan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan tokoh adat.

Ia berharap, di bawah kepemimpinan baru, MABAB dapat semakin aktif dalam merawat nilai-nilai adat, menyelesaikan persoalan sosial kemasyarakatan secara bijak, serta menjadi teladan dalam menjaga keharmonisan dan persatuan masyarakat Aceh Barat.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *