DPRK Banda Aceh Dorong Pembangunan Lanjutan Dayah Darul Amin Al Waliyah

Parlementaria27 Dilihat

Banda Aceh – Komitmen memperkuat pendidikan keagamaan di Kota Banda Aceh kembali ditunjukkan Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Musriadi Aswad, dengan turun langsung ke lapangan bersama jajaran Dinas Pendidikan Dayah Kota Banda Aceh. Mereka melakukan survei awal pembangunan lanjutan Dayah Darul Amin Al Waliyah yang berlokasi di Gampong Ilie, Kecamatan Ulee Kareng, Kamis (5/2/2026).

Survei ini menjadi langkah awal dalam rangka persiapan pembangunan lanjutan dayah yang direncanakan akan dibiayai melalui program Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRK Banda Aceh Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut difokuskan untuk memastikan kesiapan administrasi, kelayakan teknis, serta kesesuaian perencanaan pembangunan agar berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Musriadi Aswad menyampaikan bahwa pembangunan lanjutan Dayah Darul Amin Al Waliyah menjadi salah satu prioritas yang ia dorong agar dapat segera direalisasikan dan difungsikan pada tahun 2026. Menurutnya, keberadaan fasilitas yang memadai sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas belajar mengajar para santri.

“Hari ini kami turun langsung bersama Dinas Pendidikan Dayah untuk melihat kondisi lapangan sekaligus memastikan kesiapan pembangunan lanjutan. Insyaallah pembangunan ini akan kita dorong melalui Pokir DPRK tahun 2026 agar dayah ini segera dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para santri,” ujar Musriadi.

Ia menjelaskan, keterlibatan Dinas Pendidikan Dayah dalam proses survei sangat penting untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan tertib dan sesuai regulasi. Mulai dari penyusunan perencanaan, pengawasan pelaksanaan, hingga kelengkapan dokumen administrasi akan difasilitasi secara menyeluruh oleh dinas terkait.

“Pembangunan tidak hanya soal fisik, tetapi juga soal tata kelola yang baik. Administrasi harus lengkap, pengawasan harus jelas, dan pelaporan harus transparan. Dengan begitu, pembangunan benar-benar tepat sasaran dan bermanfaat,” tegas politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.

Lebih lanjut, Musriadi menegaskan bahwa dayah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan akhlak generasi muda Aceh. Oleh karena itu, dukungan terhadap pengembangan sarana dan prasarana dayah harus terus diperkuat sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.

“Dayah bukan hanya lembaga pendidikan, tetapi juga pusat pembinaan moral dan spiritual. Sudah sepatutnya pemerintah daerah bersama DPRK hadir memberikan dukungan nyata agar dayah dapat berkembang dan berkontribusi lebih besar bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, pimpinan Dayah Darul Amin Al Waliyah, Abu H Kamaruzzaman, bersama para dewan guru menyambut baik survei dan rencana pembangunan lanjutan tersebut. Mereka berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu sehingga mampu meningkatkan kenyamanan dan kualitas pendidikan bagi para santri.

Dengan adanya pembangunan lanjutan ini, Dayah Darul Amin Al Waliyah diharapkan dapat semakin optimal dalam menjalankan perannya sebagai lembaga pendidikan keagamaan yang melahirkan generasi berilmu, berakhlak, dan berdaya saing di masa depan.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *