Jembatan Bailey Bener Pepanyi Rampung, Akses KKA–Bener Meriah Kembali Normal

Kodam IM25 Dilihat

Bener Meriah — Pembangunan Jembatan Bailey yang berlokasi di Desa Bener Pepanyi, Kabupaten Bener Meriah, pada ruas lintas KKA yang menghubungkan Aceh Utara–Bener Meriah–Takengon, kini telah rampung dikerjakan. Jembatan tersebut sudah dapat digunakan masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari, Minggu (01/02/2026).

Jembatan Bailey ini dibangun oleh Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) sebagai solusi cepat pemulihan akses transportasi pascabencana. Jembatan tersebut memiliki tipe 1-1 SSR dengan panjang mencapai 30 meter atau terdiri dari 10 petak SSR.

Pengerjaan pembangunan melibatkan personel gabungan dari Yonzipur 9/Lang Lang Bhuwana dan Denzipur 3/Agni Tirta Dharma, yang bekerja maksimal demi mempercepat normalisasi jalur vital tersebut.

Rampungnya jembatan ini menjadi kabar baik bagi masyarakat setempat. Sebelumnya, akses transportasi di jalur utama tersebut sempat terputus akibat kerusakan infrastruktur yang ditimbulkan oleh bencana alam. Kondisi ini berdampak langsung pada aktivitas sosial, pendidikan, serta perekonomian warga.

Kini, dengan selesainya pembangunan Jembatan Bailey, mobilitas masyarakat kembali berjalan normal. Jalur penghubung antardaerah yang sempat terhambat sudah dapat dilalui kembali sehingga arus transportasi orang maupun barang menjadi lebih lancar.

Komandan Kodim 0119/Bener Meriah, Letkol Inf Ahmad Fauzi, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan Bailey merupakan langkah strategis sebagai solusi darurat untuk memulihkan konektivitas antarwilayah yang terdampak.

“Dengan selesainya pembangunan jembatan Bailey ini, akses transportasi yang sebelumnya terputus kini telah kembali normal. Hal ini tentu sangat membantu masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujar Dandim.

Ia menambahkan bahwa jembatan Bailey bersifat sementara namun sangat efektif untuk menggantikan fungsi jembatan permanen yang rusak, sekaligus memastikan jalur utama tetap dapat digunakan.

“Keberadaan jembatan ini sangat vital karena menjadi jalur utama mobilitas warga, distribusi logistik, serta mendukung roda perekonomian masyarakat di wilayah Bener Pepanyi dan sekitarnya,” lanjutnya.

Pada kesempatan yang sama, masyarakat Desa Bener Pepanyi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Satgas Gulbencal serta seluruh pihak yang terlibat. Mereka mengaku sangat terbantu dengan pulihnya akses di ruas lintas KKA yang menjadi jalur penting penghubung antarwilayah.

Warga berharap, berfungsinya kembali jembatan ini dapat mempercepat pemulihan ekonomi pascabencana, termasuk kelancaran distribusi hasil pertanian, aktivitas perdagangan, serta akses menuju fasilitas pendidikan, kesehatan, dan pelayanan umum.

Dengan rampungnya pembangunan Jembatan Bailey Bener Pepanyi, stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat diharapkan segera pulih sepenuhnya, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah demi mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat ke depan.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *