Tanggap Bencana, Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Aceh Bezuk Desa Kubu, Peusangan Siblah Krueng, Bireun
[Bireun] Sebagai bentuk perhatian dan mengurangi beban psikologis para korban bencana banjir Aceh-Sumatera, Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Aceh berkunjung langsung ke salah satu wilayah terdampak parah yang bersisian langsung dengan sungai Peusangan dan menyalurkan bantuan di Desa Kubu, Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireun, Kamis (29/01/2026).
Menempuh perjalan lebih kurang 250 KM dari Banda Aceh dan setelah singgah di beberapa lokasi bencana di Pidie Jaya, akhirnya menjelang sore tim APTISI Aceh sampai dilokasi dituju. Kondisinya pun masih sangat memprihatinkan di mana hampir semua rumah tidak dapat ditempati lagi akibat pasir yang menghancurkan dan menimbun pemukiman mereka.
Dalam sambutan singkatnya Ketua APTISI Aceh, Prof Dr. Bansu Irianto, M.Pd yang didampingi oleh Wakil Ketua Prof Dr. Yahya, SE, M.Si, dan Muslem Daud, PhD (Sekretaris) dan Dr. drh. Zulfikar, MSi (Warek III Universitas Almuslim) mengatakan bahwa kunjungannya beserta tim kali ini ditujukan ke Desa Kubu, Siblah Krueng adalah bentuk kepedulian lembaga yang ia pimpin yang langsung membezuk para korban dan menyalurkan bantuan beberapa donasi. Tim juga meneruskan bantuan APTISI Wilayah III Jakarta berbentuk kain sarung, sajadah, mukena dan ambal solat berjamaah.
Geuchik Desa Razali atas nama masyarakat mengucapkan tererima kasih banyak atas bantuan yang diberikan karena mereka saat ini harus mulai dari nol. Semuanya terbawa banjir ataupun tertimbun lumpur dan tidak ada yang tersisa. Makanpun harus di dapur umum begitu tidur harus di tenda seadanya. Hal ini sudah mereka jalani pasca banjir bandang lebih dari dua bulan lalu.
Geuchik dan para kepala dusun berharap ada kunjungan berikutnya dan masyarakat yang ia pimpin masih membutuhkan dukungan supaya mereka tetap bisa bertahan hidup seperti air bersih, makanan pokok, dan juga perangkat ibadah.

Tim APTISI Aceh berkunjung ke lokasi merupakan unsur PTS Aceh terdiri dari Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG), Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sabang (STIES), Universitas Serambi Mekkah (USM), dan Universitas Jabal Ghafur (Unigha) serta Universitas Almuslim Matang Geulumpang Dua. Hingga Kamis malam tim masih berada masih berada wilayah bencana Kabupaten Bireun dan akan kembali ke Banda Aceh keesokan harinya. #v#








