Ketua PIPAS Ditjenpas Malut Tinjau Program Ketahanan Pangan di Lapas Perempuan Ternate

Nasional10 Dilihat

TERNATE — Ketua Persatuan Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Maluku Utara, Syarifah Said Mahdar, melakukan peninjauan langsung ke lahan ketahanan pangan yang dikelola warga binaan di Lapas Perempuan (LPP) Kelas III Ternate, Sabtu (31/1/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) PIPAS sekaligus wujud dukungan nyata terhadap program pembinaan dan pemberdayaan warga binaan yang terus digalakkan oleh jajaran Pemasyarakatan.

Dalam kunjungan tersebut, Ketua PIPAS didampingi oleh ibu-ibu PIPAS dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanwil Ditjenpas Maluku Utara. Hadir pula Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Malut, Kabag Tata Usaha dan Umum, Kabid Pelayanan dan Pembinaan, serta seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan se-Maluku Utara.

Apresiasi terhadap Program Asimilasi dan Edukasi

Saat meninjau area ketahanan pangan, Syarifah Said Mahdar menyampaikan apresiasi atas upaya Lapas Perempuan Ternate dalam mengembangkan kegiatan produktif bagi warga binaan.

Menurutnya, lahan ketahanan pangan tidak hanya berfungsi sebagai sarana pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga menjadi media edukasi dan pembinaan keterampilan yang bermanfaat bagi warga binaan selama menjalani masa pidana.

“Program ini sangat positif karena menjadi bagian dari asimilasi sekaligus sarana pembelajaran. Warga binaan diberikan ruang untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilan yang kelak dapat menjadi bekal saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh jajaran PIPAS untuk terus mendorong kegiatan pembinaan yang kreatif dan inovatif, khususnya di LPP Kelas III Ternate.

Dukungan PIPAS untuk Transformasi Pemasyarakatan

Kehadiran seluruh anggota PIPAS dan jajaran Kanwil Ditjenpas Malut dalam kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di wilayah Maluku Utara.

Momentum peringatan HUT PIPAS menjadi bukti nyata kepedulian organisasi PIPAS dalam mendukung kemajuan dan transformasi Pemasyarakatan ke depan, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan pembinaan warga binaan yang humanis.

Syarifah menegaskan bahwa PIPAS berkomitmen mendukung pelaksanaan 15 program aksi yang dicanangkan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (IMIPAS), terutama dalam penguatan pembinaan kemandirian warga binaan melalui program ketahanan pangan.

“Kegiatan hari ini adalah bentuk nyata kepedulian PIPAS terhadap masa depan Pemasyarakatan yang lebih maju dan produktif,” tambahnya.

Komitmen Bersama Membangun Pemasyarakatan Produktif

Melalui monitoring dan peninjauan langsung ini, jajaran Kanwil Ditjenpas Maluku Utara menegaskan komitmen untuk terus memperkuat program pembinaan berbasis keterampilan, kemandirian, dan ketahanan pangan di seluruh Lapas dan Rutan di Maluku Utara.

Program seperti ini diharapkan mampu menciptakan warga binaan yang lebih siap berdaya guna, mandiri, serta memiliki keterampilan produktif setelah selesai menjalani pembinaan.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *