ACEH UTARA – Kapolda Aceh Irjen Pol Ahmad Marzuki turun langsung meninjau pembuatan jembatan darurat yang menghubungkan Gampong Riseh Tunong dengan Cot Calang, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (24/1/2026). Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen Polri dalam memastikan akses transportasi masyarakat kembali normal pascabencana yang merusak jembatan utama di kawasan tersebut.
Dalam kunjungannya, Kapolda Aceh didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Aceh. Mereka melihat secara langsung kondisi jembatan darurat yang telah selesai dikerjakan dalam waktu empat hari. Jembatan ini dibangun untuk menggantikan sementara jembatan permanen yang rusak akibat derasnya arus sungai setelah hujan intensitas tinggi beberapa waktu lalu.
Kapolda Aceh Irjen Pol Ahmad Marzuki menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam proses pembangunan jembatan darurat tersebut. Ia menyebutkan bahwa kerja cepat dan kolaborasi lintas satuan menjadi kunci sehingga akses vital bagi masyarakat bisa segera difungsikan kembali.
“Jembatan ini sangat penting bagi mobilitas warga, baik untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun pelayanan kesehatan. Alhamdulillah, berkat kerja sama yang solid, jembatan darurat ini dapat diselesaikan hanya dalam waktu empat hari,” ujar Kapolda Aceh di lokasi peninjauan.
Pembangunan jembatan darurat ini melibatkan personel Brimob Polda Kalimantan Timur (Kaltim) yang bersinergi dengan personel Polres Lhokseumawe, serta didukung oleh masyarakat setempat. Dengan konstruksi sederhana namun kokoh, jembatan tersebut kini sudah dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat dengan pengawasan petugas.
Kapolda Aceh juga menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam misi kemanusiaan dan penanganan darurat bencana. Ia berharap jembatan darurat ini dapat dimanfaatkan dengan baik sambil menunggu pembangunan jembatan permanen oleh instansi terkait.
“Polri akan terus hadir dan bergerak cepat membantu masyarakat, terutama saat terjadi kondisi darurat seperti ini. Keselamatan dan kelancaran aktivitas warga menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Sementara itu, masyarakat Gampong Riseh Tunong dan Cot Calang menyambut baik selesainya pembangunan jembatan darurat tersebut. Mereka mengaku sangat terbantu karena sebelumnya harus memutar jauh untuk mencapai pusat kecamatan maupun mengangkut hasil pertanian.
Dengan selesainya jembatan darurat ini, diharapkan roda perekonomian dan aktivitas sosial masyarakat Kecamatan Sawang, khususnya di Gampong Riseh Tunong dan sekitarnya, dapat kembali berjalan normal.(**)












