BIREUEN — Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Aceh melaksanakan proses uji coba timbangan kendaraan portabel Weigh In Motion (WIM) di Terminal Tipe C Matang, Kabupaten Bireuen, Sabtu (24/1/2026).
Uji coba ini dilakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan pengawasan dan pengendalian kendaraan angkutan barang, khususnya terkait beban muatan kendaraan yang melintas di wilayah Aceh. Teknologi WIM memungkinkan penimbangan kendaraan dilakukan tanpa harus menghentikan kendaraan, sehingga lebih efisien, cepat, dan akurat.
Kepala Dinas Perhubungan Aceh menyampaikan bahwa penggunaan timbangan portabel WIM merupakan langkah strategis dalam mendukung program Zero Over Dimension and Over Loading (ODOL) yang terus digencarkan pemerintah. Kendaraan dengan muatan berlebih selama ini diketahui menjadi salah satu penyebab utama kerusakan jalan dan meningkatnya risiko kecelakaan lalu lintas.
“Melalui uji coba ini, kami ingin memastikan bahwa alat WIM dapat berfungsi dengan baik dan siap digunakan secara optimal di lapangan. Harapannya, ke depan pengawasan kendaraan angkutan barang dapat dilakukan lebih efektif dan tidak mengganggu arus lalu lintas,” ujarnya.
Selain menekan pelanggaran muatan berlebih, penerapan WIM juga diharapkan dapat meningkatkan keselamatan pengguna jalan, memperpanjang usia infrastruktur jalan, serta menciptakan sistem transportasi darat yang lebih tertib dan berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, petugas Dishub Aceh dan BPTD Kelas II Aceh melakukan simulasi penimbangan terhadap sejumlah kendaraan angkutan yang melintas di area terminal. Hasil pengukuran berat kendaraan dicatat dan dievaluasi sebagai bahan analisis teknis sebelum alat ini diterapkan secara lebih luas.
Dishub Aceh menegaskan bahwa uji coba ini juga menjadi sarana edukasi bagi para pengemudi dan pelaku usaha angkutan agar semakin sadar akan pentingnya mematuhi ketentuan muatan kendaraan demi keselamatan bersama.
Ke depan, Dishub Aceh bersama instansi terkait berencana memperluas penggunaan timbangan portabel WIM di sejumlah titik strategis lainnya di Aceh, seiring dengan komitmen pemerintah dalam mewujudkan transportasi yang aman, tertib, dan berdaya saing.(**)






