Lapas Labuha Kembangkan Pembinaan Pertanian Dukung Ketahanan Pangan

Nasional24 Dilihat

MALUT – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Labuha terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan melalui program pembinaan kemandirian di bidang pertanian. Program ini dilaksanakan sebagai bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan nasional serta implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

Kegiatan pembinaan kemandirian bidang pertanian tersebut dilaksanakan pada Jumat (23/1/2026) mulai pukul 09.00 WIT hingga selesai, bertempat di area kebun dalam Lapas Kelas III Labuha. Sebanyak 23 orang narapidana terlibat langsung dalam kegiatan ini dengan pendampingan petugas pemasyarakatan.

Dalam pelaksanaannya, para narapidana mendapatkan arahan dan bimbingan teknis dari petugas terkait berbagai tahapan kegiatan pertanian. Pembinaan difokuskan pada perawatan tanaman hortikultura seperti pakcoy, selada, buncis, dan sawi yang menjadi komoditas utama kebun lapas.

Petugas secara intensif memberikan pendampingan mulai dari pembuatan bedengan, penyiraman tanaman, pemupukan, hingga perawatan rutin guna memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal dan menghasilkan panen yang berkualitas. Seluruh kegiatan dilaksanakan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

Kepala Lapas Kelas III Labuha, Jumadi, menyampaikan bahwa program ini tidak hanya bertujuan mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi sarana pembekalan keterampilan bagi warga binaan agar memiliki keahlian yang bermanfaat setelah menyelesaikan masa pidana.

“Melalui pembinaan kemandirian di bidang pertanian ini, warga binaan dibekali keterampilan praktis yang dapat menjadi modal usaha maupun sumber penghidupan ketika mereka kembali ke tengah masyarakat,” ujar Jumadi.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari proses pembinaan kepribadian dan kemandirian narapidana, dengan menanamkan nilai kedisiplinan, kerja sama, serta tanggung jawab melalui aktivitas produktif.

Untuk menjamin kelancaran kegiatan, petugas melakukan pengecekan peralatan kerja sebelum pelaksanaan serta melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala. Seluruh rangkaian pembinaan kemandirian bidang pertanian di Lapas Kelas III Labuha berjalan dengan aman, tertib, dan terkendali.

Ke depan, pihak Lapas akan terus melakukan pemantauan dan perawatan tanaman hingga masa panen, serta mendokumentasikan setiap kegiatan sebagai bagian dari evaluasi dan pengembangan program pembinaan berkelanjutan.

Melalui program ini, Lapas Kelas III Labuha berharap dapat mencetak warga binaan yang lebih mandiri, produktif, dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat setelah bebas.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *