Jalan Amblas Pango Raya Segera Ditangani, DPRK dan PUPR Turun Langsung ke Lokasi

Parlementaria21 Dilihat

Banda Aceh – Kerusakan ruas jalan akibat amblas di Gampong Pango Raya, Kecamatan Ulee Kareng, Kota Banda Aceh, dipastikan akan segera ditangani oleh Pemerintah Kota Banda Aceh. Jalan yang mengalami kerusakan cukup parah tersebut merupakan dampak dari intensitas hujan tinggi yang terjadi pada akhir November hingga awal Desember 2025 lalu.

Kondisi jalan yang amblas tidak hanya merusak bahu jalan, tetapi juga berdampak pada sistem drainase di sekitarnya. Hal ini dikhawatirkan dapat menimbulkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan, mengingat ruas tersebut merupakan akses penting yang setiap hari dilalui masyarakat, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari. Jalan ini juga menjadi jalur utama bagi orang tua murid yang mengantar dan menjemput anak-anaknya ke sejumlah sekolah, termasuk SDIT Nurul Ishlah dan sekolah lain di kawasan tersebut.

Menindaklanjuti laporan masyarakat, Wakil Ketua Komisi III DPRK Banda Aceh, Tuanku Muhammad, bergerak cepat dengan menyampaikan kondisi tersebut kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banda Aceh. Respons cepat pun ditunjukkan oleh pihak PUPR dengan menurunkan tim teknis untuk melakukan peninjauan langsung dan menghitung tingkat kerusakan jalan.

Pada Selasa (20/1/2026), Tuanku Muhammad kembali turun ke lapangan bersama perwakilan PUPR Kota Banda Aceh, Misqal, untuk melihat secara langsung kondisi jalan amblas tersebut. Dari hasil peninjauan, dipastikan bahwa perbaikan akan segera dilakukan setelah ketersediaan anggaran pada awal tahun 2026.

“Alhamdulillah, hari ini saya bersama Pak Misqal dari PUPR Kota Banda Aceh turun langsung ke lokasi. Insya Allah, perbaikan jalan ini akan segera dilakukan dan ditargetkan paling lambat akhir Januari 2026. Sejak awal kejadian sudah kita laporkan, namun karena kondisi akhir tahun dan keterbatasan anggaran, baru bisa direalisasikan di awal tahun ini,” ujar Tuanku Muhammad kepada media.

Ia menjelaskan, perbaikan jalan tersebut menjadi prioritas mengingat tingginya aktivitas lalu lintas di kawasan Pango Raya serta potensi bahaya yang dapat ditimbulkan apabila kerusakan dibiarkan berlarut-larut. Oleh karena itu, ia mengapresiasi langkah cepat PUPR Kota Banda Aceh dalam merespons laporan masyarakat dan melakukan tindak lanjut di lapangan.

Selain itu, Tuanku Muhammad juga menyampaikan apresiasi kepada warga Gampong Pango Raya yang dinilai sangat proaktif dalam melaporkan kerusakan fasilitas umum. Menurutnya, partisipasi masyarakat merupakan bagian penting dalam upaya meningkatkan kewaspadaan dan mitigasi risiko bencana di wilayah perkotaan.

“Kewaspadaan masyarakat sangat kita apresiasi. Ketika ada kerusakan fasilitas umum, segera dilaporkan, sehingga dapat cepat ditangani dan tidak menimbulkan dampak yang lebih luas,” tambahnya.

Respons positif juga datang dari warga setempat. Salah seorang warga yang melintas di lokasi mengungkapkan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kota Banda Aceh, khususnya Dinas PUPR, anggota DPRK, hingga Wali Kota Banda Aceh atas perhatian dan langkah cepat dalam menangani persoalan tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemko Banda Aceh, PUPR, Pak Tuanku sebagai anggota dewan, serta Ibu Wali Kota Illiza. Jika jalan ini tidak segera diperbaiki, tentu akan sangat mengganggu dan menghambat arus lalu lintas yang setiap hari cukup padat,” ungkap warga tersebut.

Dengan rencana perbaikan yang segera direalisasikan, masyarakat berharap akses jalan di Gampong Pango Raya dapat kembali normal, aman, dan nyaman untuk dilalui, sekaligus menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat dalam menangani persoalan infrastruktur kota.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *