WBP Lapas Tobelo Panen Caisim, Dorong Kemandirian Lewat Pertanian

Nasional18 Dilihat

TOBELO — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tobelo, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku Utara, terus berkomitmen membekali warga binaan pemasyarakatan (WBP) dengan keterampilan yang bermanfaat. Salah satunya melalui kegiatan pembinaan kemandirian di bidang pertanian yang dilaksanakan pada Jumat, 16 Januari 2026.

Kegiatan pembinaan tersebut berlangsung sejak pukul 09.00 WIT hingga selesai, bertempat di kebun luar Lapas Kelas IIB Tobelo. Dalam kegiatan ini, para WBP terlibat langsung dalam pembersihan dan perawatan kebun sebagai bagian dari proses pembinaan kemandirian yang berkelanjutan.
Tidak hanya sebatas perawatan lahan, program pertanian ini juga telah membuahkan hasil nyata. Pada kesempatan tersebut, Lapas Tobelo melaksanakan panen raya sayur caisim.

Hasil panen kemudian dijual langsung ke pasar tradisional serta kepada masyarakat sekitar, sehingga memberikan nilai ekonomis sekaligus melatih WBP memahami proses produksi hingga pemasaran hasil pertanian.

Kepala Lapas Kelas IIB Tobelo, Donni Isa Dermawan, menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan kemandirian ini merupakan bagian dari upaya Lapas dalam menyiapkan WBP agar memiliki keterampilan dan bekal hidup setelah bebas nanti. Melalui kegiatan pertanian, WBP tidak hanya dilatih bekerja secara produktif, tetapi juga ditanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama.

Selama kegiatan berlangsung, pembinaan dan panen raya tersebut dikontrol dan diawasi langsung oleh Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik), Kepala Sub Seksi Kegiatan Kerja (Kasubsi Giatja), serta staf Giatja. Pengawasan dilakukan untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai prosedur, aman, dan memberikan manfaat maksimal bagi WBP.

Secara keseluruhan, kegiatan pembinaan kemandirian di bidang pertanian ini berjalan dengan baik dan lancar. Antusiasme WBP terlihat tinggi, mencerminkan keberhasilan program pembinaan yang dijalankan oleh Lapas Tobelo.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Tobelo berharap dapat terus meningkatkan kualitas pembinaan, sekaligus mendukung program pemasyarakatan yang berorientasi pada rehabilitasi dan reintegrasi sosial. Ke depan, hasil pembinaan diharapkan mampu menciptakan WBP yang mandiri, produktif, dan siap kembali berperan positif di tengah masyarakat.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *