Kadis Pertanian Apresiasi Lapas Lhoknga Dukung Ketahanan Pangan Aceh Besar

Aceh Besar12 Dilihat

Kota Jantho — Kepala Dinas Pertanian Aceh Besar, Jakfar SP MSi, mewakili Bupati Aceh Besar H Muharram Idris (Syech Muharram), menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Lhoknga atas peran aktifnya dalam mendukung dan memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Aceh Besar.

Apresiasi tersebut disampaikan Jakfar saat menghadiri Panen Raya Serentak Ketahanan Pangan Pemasyarakatan se-Indonesia yang digelar di Lapas Kelas III Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (15/1/2026).

Menurut Jakfar, keterlibatan Lapas Kelas III Lhoknga dalam sektor pertanian merupakan langkah positif dan strategis. Selain berkontribusi terhadap ketahanan pangan daerah, kegiatan ini juga menjadi bagian penting dari pembinaan kemandirian bagi warga binaan.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mengapresiasi peran aktif Lapas Kelas III Lhoknga yang telah memberikan kontribusi nyata dalam menjaga ketahanan pangan di Aceh Besar. Kolaborasi seperti ini sangat baik dan patut terus didukung,” ujar Jakfar.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pemasyarakatan menunjukkan bahwa program ketahanan pangan dapat dilaksanakan secara inklusif, melibatkan berbagai pihak, serta memberikan manfaat ganda, baik bagi masyarakat maupun warga binaan.

Dalam kegiatan tersebut, Jakfar SP MSi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh Besar turut menyalurkan bantuan sosial berupa hasil panen pertanian Lapas Kelas III Lhoknga kepada masyarakat yang membutuhkan.

Panen Raya Serentak Ketahanan Pangan Pemasyarakatan ini juga diikuti secara virtual oleh seluruh jajaran pemasyarakatan dan pemerintah daerah di Indonesia. Kegiatan nasional tersebut dipusatkan di Lapas Kelas I Cirebon, Provinsi Jawa Barat, dan dibuka langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia.

Melalui jaringan daring, kegiatan ini menjadi simbol sinergi nasional dalam memperkuat ketahanan pangan. Sebagian hasil panen dari kegiatan tersebut disalurkan untuk membantu masyarakat di wilayah terdampak bencana di Sumatra, termasuk Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Pemerintah Kabupaten Aceh Besar berharap program serupa dapat terus berlanjut dan dikembangkan, sehingga mampu memberikan kontribusi berkelanjutan bagi ketahanan pangan daerah sekaligus pembinaan produktif bagi warga binaan pemasyarakatan.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *