SABANG — Pemerintah Kota Sabang resmi memulai babak baru kepemimpinan di tingkat gampong. Sebanyak 18 Keuchik Gampong hasil Pemilihan Keuchik serentak 14 Desember 2025 dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Wali Kota Sabang, Zulkifli H. Adam, Rabu (14/1/2026), di Aula Pulau Weh Lantai IV Kantor Wali Kota Sabang.
Pelantikan yang berlangsung khidmat ini menjadi penanda dimulainya masa jabatan Keuchik periode 2026–2032, sekaligus mempertegas komitmen Pemerintah Kota Sabang dalam memperkuat peran pemerintahan gampong sebagai ujung tombak pelayanan publik dan pembangunan berbasis masyarakat.
Momentum Penting Penguatan Pemerintahan Gampong
Prosesi pelantikan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dengan pembacaan Surat Keputusan pengangkatan Keuchik, dilanjutkan pengambilan sumpah jabatan oleh Wali Kota Sabang, serta penandatanganan berita acara pelantikan sebagai bentuk legitimasi kepemimpinan gampong yang sah.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam, didampingi Ketua TP PKK Kota Sabang Ny. Nuri Zulkifli H. Adam, Wakil Wali Kota Sabang Drs. Suradji Junus bersama Ibu Wakil Wali Kota Ny. Erwani Meutia, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kota Sabang Andri Nourman, AP., M.Si, para staf ahli, asisten, kepala OPD, camat, kepala bagian Setda, unsur mukim, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.
Kehadiran lengkap unsur pimpinan daerah ini mencerminkan dukungan penuh pemerintah terhadap keberlangsungan dan kemajuan pemerintahan gampong di Kota Sabang.
Arahan Wali Kota: Keuchik Harus Hadir dan Bekerja Nyata
Dalam sambutannya, Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam menegaskan bahwa Keuchik merupakan pemimpin terdepan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, Keuchik dituntut untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan orientasi pada hasil nyata.
“Keuchik adalah pemimpin yang paling dekat dengan rakyat. Jalankan amanah dengan jujur, bangun gampong yang bersih, tertib, dan berprestasi. Kepemimpinan di gampong harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Zulkifli.
Sebagai bentuk motivasi dan penguatan kinerja, Pemerintah Kota Sabang berkomitmen memberikan penghargaan bagi gampong terbaik dengan kategori Juara I, II, dan III.
Penilaian akan mencakup tata kelola pemerintahan gampong, pelaksanaan pembangunan, kebersihan lingkungan, kualitas pelayanan publik, hingga inovasi yang dihasilkan gampong.
“Penghargaan ini bukan sekadar simbol, tetapi dorongan agar gampong terus bergerak maju, tidak stagnan, dan berani berinovasi,” tambahnya.
Daftar 18 Keuchik Gampong yang Dilantik
Adapun 18 Keuchik Gampong se-Kota Sabang yang resmi dilantik untuk masa jabatan 2026–2032 adalah:
Cot Ba’u — Safwan, S.IP
Kota Atas — Zulfan Bahri, S.E
Kuta Timu — Tesar Heriyadi
Balohan — Abdullah Imum
Kuta Barat — Eddy Syahputra, S.H
Ie Meulee — Sukmadi
Keunekai — Mahyuddin
Paya Seunara — Adhar
Iboih — Bukhari Ismail
Ujong Kareung — Amirudin
Aneuk Laot — Fakri Kamal, S.Pd
Krueng Raya — Ahmad Jamil, S.Ag
Jaboi — Yusra
Paya — Muhammadiah
Beurawang — Misdar
Anoi Itam — Wahidin
Cot Abeuk — M. Effendi
Batee Shok — Ridwan Nasution
Menuju Gampong Maju dan Berdaya Saing
Pelantikan ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya kepemimpinan gampong yang profesional, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Pemerintah Kota Sabang optimistis, dengan kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah, pemerintahan gampong, dan masyarakat, akan terwujud gampong-gampong yang maju, mandiri, serta berdaya saing.
Pemerintahan gampong yang kuat diyakini menjadi fondasi penting dalam mendorong pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Sabang secara menyeluruh.(**)








